Gizi buruk mengancam anak indonesia
 
Go Back   Home > Kesehatan

Daftar
Lupa Password?


Upload Foto Video Umum Radio & TV Online


Gizi buruk mengancam anak indonesia

Loading...



 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Gizi buruk mengancam anak indonesia

Gizi buruk mengancam anak indonesia




Gizi buruk sudah sangat mengancam anak-anak, selama krisis ekonomi dan sosial melanda Indonesia sekarang anak-anak Indonesia terancam kekurangan gizi setelah sebelumnya busung lapar karena kekurangan kalori dan busung lapar karena kekurangan protein jarang ditemukan sekarang anak dengan gangguan gizi semakin banyak ditemukan.

Dalam konfrensi pers yang diselenggarakan oleh Koalisi untuk Indonesia Sehat mengenai kampanye "Pentingnya Gizi Anak" dr. Dini Latief MSc, dari Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat, Depkeskesos mengatakan, meski prevalensi gizi buruk sudah menurun, dari 8,1 persen dari 1,7 juta balita yang menderita gizi kurang pada tahun 1999 menjadi 7,5 persen pada tahun 2000 berdasarkan survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) namun jumlah nominalnya masih terhitung tinggi, yaitu 160.000 balita. Jumlah itu belum termasuk anak-anak yang menderita kekurangan gizi mikro, yaitu zat besi, yodium dan vitamin A yang menyebabkan kekeringan selaput ikat mata karena kekurangan vitamin A.

Dr. Dini menegaskan "Gizi kurang, gizi buruk dan gangguan akibat kekurangan gizi mikro bisa mengganggu tumbuh kembang anak dan berpotensi menyebakna lost generation atau generasi yang tidak mampu bersaing di masa depan."

Sedangkan menurut Prof. Dr. dr. Ascobat Gani MPH dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 80 persen proses pertumbuhan otak terjadi sejak janin sampai anak berusia dua tahun.

"Otak kosong" akan dialami anak di bawah usia dua tahun yang kekurangan gizi, sehingga kecerdasannya rendah dan demikian pula dengan produktivitasnya, hal itu terlihat dari penampang lintang otak anak kurang gizi dibandingkan anak yang cukup gizinya. Pada gilirannya akan menghasilkan generasi pekerja kasar yang tidak berpenghasilan tinggi alias miskin, yang tidak mampu memberi makanan bergizi pada anaknya sehingga siklus terulang kembali.

Dini juga mengungkapkan bahwa "DARI KEKURANGAN YODIUM SAJA, Indonesia kehilangan 190 juta poin IQ per tahun. Selain itu, anak yang kekurangan yodium akan cebol. Ini masalah yang sangat serius, tetapi tidak kelihatan karena anak tidak tampak sakit, masih bisa berlari-lari. Oleh karena itu, disebut sebagai kelaparan tersembunyi. Hampir satu dari sepuluh anak usia sekolah (9,8 persen) menderita gondok akibat kekurangan yodium"

Ada 42 juta penduduk Indonesia yang tinggal di daaerah yang kekurangan Yodium. Dalam kaitan itu pula pemerintah mengadakan garam beryodium bagi masyarakat


sumber : Apotik online dan media informasi obat - penyakit :: m e d i c a s t o r e . c o m
nurcahyo
nurcahyo nurcahyo is offline
Continent Level

Post: 3.490
 
Reputasi: 13

Loading...
       





Reply With Quote     #2   Report Post  

Re: Gizi buruk mengancam anak indonesia

tulisanmu bagus aku malah sangat beruntung bisa masuk ke indonesian.com thank you! MAKASIH TELAH MENDOKAAN SAYA amie...n
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #3   Report Post  

Bls: Gizi buruk mengancam anak indonesia

thanks for eye-opening article.

kemarin aku juga baca fact di tangopeduligizi.com bahwa masih banyak anak-anak indonesia yg mengalami gizi buruk, semoga makin banyak korporat yg terbuka matanya utk peduli meberantas gizi buruk seperti yg dilakukan tango wafer di daerah Nias melalui program mereka.
neo2010 neo2010 is offline
Home Level

Post: 1
 
Reputasi: 0

loading...
Reply
 

Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Ikhtisar Gizi mozilla_solo1 Kesehatan 1
Kelainan Gizi nurcahyo Kesehatan 0


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2021, Jelsoft Enterprises Ltd.