Welcome Bonus $100 dari ForexChief
 
Go Back   Home > Bisnis, Peluang Usaha & Lowongan Kerja > Bisnis Online

Daftar
Lupa Password?


Upload Foto Video Umum Radio & TV Online

Welcome Bonus $100 dari ForexChief




 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #451   Report Post  

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief

mengendalikan diri dalam trading dengan baik memang seharusnya bisa didapatkan oleh seorang trader agar bisa melakukan trading dengan maksimal dan tidak mendapatkan resiko yang besar akibat mental yang selalu berubah dan juga keiginan untuk melakukan tarding dengan tergesa gesa. dengan pengendalian diri ini trader bisa fokus dengan baik dan bisa mengendalikan pasar denagn sabar dan tenang
rahmatrabani rahmatrabani is online now
National Level

Post: 1.026
 
Reputasi: 0

Loading...
       





Reply With Quote     #452   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief

Kutip:
Oleh rahmatrabani View Post
mengendalikan diri dalam trading dengan baik memang seharusnya bisa didapatkan oleh seorang trader agar bisa melakukan trading dengan maksimal dan tidak mendapatkan resiko yang besar akibat mental yang selalu berubah dan juga keiginan untuk melakukan tarding dengan tergesa gesa. dengan pengendalian diri ini trader bisa fokus dengan baik dan bisa mengendalikan pasar denagn sabar dan tenang
Benar gan, pengendalian diri atau managemen emosi seorang trader harus dilatih terus menerus, karena pengendalian diri yang baik dan tidak tergesa-gesa dalam trading akan membuahkan hasil yang baik, sedangkan bila tergesa-gesa dan terlalu emosi maka dapat menimbulkan resiko.

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.044
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #453   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Menentukan Level Target (Take Profit)
Dalam kaidah money management yang benar, level target atau exit selalu ditentukan sesuai dengan risk/reward ratio yang direncanakan. Namun demikian level target yang kita tentukan harus logis dan obyektif sesuai kondisi pergerakan harga pasar. Sebagai contoh seperti pada gambar dibawah, kita masih bisa menentukan level target hingga 2R (2 kali besarnya resiko dalam pip) dengan asumsi pergerakan harga minimal akan menyentuh level resistance sebelum berbalik arah. Untuk level target diatas resistance lebih beresiko kecuali kita menggunakan fasilitas trailing stop.


Pada contoh gambar di bawah, tampak ada 2 level support kunci yang tentunya akan cukup kuat untuk bisa ditembus. Jika kita merencanakan level take profit sebesar 2 kali resiko (2R) atau lebih, kita bisa menggunakan trailing stop dengan jarak 1R, atau menggeser level stop loss secara manual dengan terlebih dahulu menentukan level target sebesar 1R. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya false break pada level support kunci.


Jika level support atau resistance kunci ternyata lebih kecil dari 1R, kita lebih bijak untuk memilih tidak masuk pasar.

Sebagai kesimpulan, yang penting untuk diperhatikan adalah hendaknya kita menentukan resiko terlebih dahulu sebelum level target yang telah kita rencanakan. Untuk menentukan level take profit kita seharusnya realistis dan obyektif sesuai dengan kondisi pergerakan harga pasar. Tidak peduli apakah account trading kita US$100 atau US$100,000, cara menentukan besarnya resiko dan level target yang potensial adalah sama.​

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.044
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #454   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Penerapan Price Action Yang Efektif

Dalam melakukan trading forex, salah satu strategi yang banyak dipakai adalah dengan memanfaatkan Price Action. Dengan mengetahui cara menerapkan Price Action, trader dapat menentukan peluang yang tepat untuk membuka ataupun menutup posisi. Namun sebelum bisa menerapkannya, tentu Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa yang disebut sebagai Price Action.

Definisi dari Price Action adalah pergerakan harga suatu aset atau suatu pair mata uang, sedangkan strategi Price Action berfokus pada analisa pergerakan harga di masa lampau, dengan harapan menemukan pola yang dapat dipelajari untuk membantu mengambil keputusan trading ke depannya. Ada begitu banyak metode yang bisa dikombinasikan, tapi Strategi trading Price Action paling sederhana dan efektif adalah yang digabungkan dengan Support atau Resistance, baik yang berupa garis horizontal maupun Trendline.


Mengapa bisa begitu?

Simpel saja: Event Area di sekitar garis horizontal sering digunakan untuk menentukan level Stop Loss atau Take Profit, tidak peduli apakah kondisi pasar sedang Trending atau Sideways. Hal ini dimungkinkan karena pada area tersebut, sering terbentuk formasi bar yang mengindikasikan sinyal cukup valid.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat menerapkan Price Action:
  • Garis horizontal dan garis tren (Trendline) sering digunakan para analis untuk mengukur kekuatan pergerakan harga.
  • Batas-batas di sekitar garis Trendline lazim disebut Channel.



Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.044
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #455   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Cara Menerapkan Price Action Dalam Trading Forex
1. Saat Pasar Dalam Kondisi Trending


Seperti tampak pada gambar di atas, USD/CHF bergerak Downtrend dengan level-level Support dan Resistance (berupa garis horizontal) yang mengikuti aturan perubahan: Support yang telah ditembus akan menjadi Resistance, sementara jika Resistance berhasil ditembus, maka ia akan menjadi Support..

Swing Point merupakan area potensial terbentuknya sinyal dari Price Action. Dalam hal ini, formasi Pin Bar yang terbentuk pada Swing Point mengisyaratkan terjadinya koreksi pada arah trend utama (Downtrend). Kita bisa membuka atau menutup posisi secara manual pada Swing Point setelah sinyal trading terjadi. Semua Pin Bar pada contoh di atas mengalami penolakan (False Break) pada level-level Support dan Resistance, sehingga bisa dianggap valid. Sedangkan untuk pasar yang Uptrend, proses yang terjadi adalah kebalikannya.

2. Saat Pasar Dalam Kondisi Sideways


Pada contoh di atas, ke-4 Pin Bar terjadi pada level-level Resistance dan Support. Untuk kondisi pasar yang Sideways (Ranging), kita cukup mengamati formasi bar yang terbentuk pada Resistance dan Support. Jika terjadi Break, pastikan hal tersebut bukanlah False Break.

Mengapa formasi Pin Bar di sini penting? Perlu diketahui, trader forex seringkali salah menyangka bahwa semua Pin Bar terbentuk karena alasan yang sama. Padahal, banyak faktor lain yang mempengaruhi terbentuknya Pin Bar tersebut selain ukuran, karakteristik, perbedaan dengan Pin Bar sebelumnya, serta faktor-faktor teknis lainnya. Salah satu hal yang perlu dicermati adalah momen saat trader besar mengambil aksi Take Profit.

Untuk kondisi False Break, kita bisa buka posisi lagi setelah bar tersebut selesai terbentuk. Level Stop Loss dan target profit bisa ditentukan pada level yang dekat dengan Support Resistance-nya, sesuai dengan arah posisi Entry yang kita ambil.

Dalam kondisi pasar yang mendatar seperti contoh di atas, kekuatan garis Support atau Resistance tidak dapat menunjukkan lamanya keadaan Sideways berlangsung. Pada dasarnya, Sideways terjadi karena pasar sedang melakukan konsolidasi. Langkah aman yang bisa diambil adalah menunggu pasar mencapai kesepakatan dan menentukan trennya.

3. Saat Terjadi Penembusan Garis Support


Pada gambar chart USD/CAD Daily di atas, tampak Setup Inside Bar pada Event Area garis horizontal (dalam hal ini garis Support) sebelum ditembus dan berubah jadi Resistance. Selanjutnya, terbentuk setup Price Action Pin Bar yang mengalami penolakan (False Break) pada Event Area garis tersebut, sebagai Re-test yang menunjukkan kekuatan tren.

Dari ke-3 contoh di atas, bisa disimpulkan bahwa penerapan strategi Price Action akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan faktor yang mendukung, dalam hal ini garis horizontal Support atau Resistance. Namun demikian, ada lagi cara penerapan Price Action yang direkomendasikan jika harga mengalami Reversal, yakni konfirmasi dengan area Supply And Demand.

4. Saat Terjadi Reversal
Pembalikan ini tidak sama seperti pembalikan dalam range yang terjadi pada kondisi pasar Sideways di atas, karena harga bisa saja membentuk tren baru dengan sangat kuat setelah membentur suatu level penting. Memprediksi kapan Reversal akan terjadi adalah target dari banyak trader Price Action.

Sayangnya, tidak banyak cara untuk benar-benar memprediksi kapan Reversal akan terjadi, apalagi jika hanya berdasarkan pada keadaan harga saat ini saja. Kebanyakan trader memprediksi momen Reversal dari titik harga yang diambil dari masa lalu, dengan memanfaatkan metode Support And Resistance, atau jika ingin lebih terukur lagi, trader bisa menggunakan area Supply And Demand.

Cara yang paling umum untuk mendeteksinya adalah dengan mencermati pola candlestick tertentu yang terbentuk di dalam zona penting Supply atau Demand. Contohnya, jika Anda melihat harga naik menuju area Supply dengan gerakan yang tajam, disusul oleh sinyal Price Action seperti pola Bearish Engulfing, hal itu adalah pertanda bahwa akan terjadi Reversal.


Kesimpulan
Untuk mengetahui cara menerapkan Price Action yang efektif, trader perlu mempelajari Support Resistance dan formasi candlestick terlebih dahulu. Selanjutnya, trader dapat menganalisa bagaimana pergerakan harga di titik Support and Resistance atau Supply And Demand, sesuai dengan kondisi pasar yang sedang berlangsung. Dengan banyak latihan, trader akan mampu untuk membedakan mana yang merupakan pergerakan terkonfirmasi, serta mana yang merupakan False Movement.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.044
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #456   Report Post  

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief

Mental yang kuat memang sangat dibutuhkan jika kita ingin bisa sukses dalam menjalankan bisnis forex trading ini. Faktanya saja dalam kegiatan trading itu pasti diselingin yang namanya loss, maka dari itu mental kita harus kuat agar loss yang kita alami tidak menurunkan kedisiplinan kita dalam melakukan trading menggunakan strategi trading kita. Bahkan jika kita selalu profit pun bisa menjadi bahaya disaat kita terlalu percaya diri sehingga melupakan strategi trading yang kita gunakan karena ingin memperoleh profit yang lebih besar.
rahmatrabani rahmatrabani is online now
National Level

Post: 1.026
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #457   Report Post     Original Poster (OP)

Kutip:
Oleh rahmatrabani View Post
Mental yang kuat memang sangat dibutuhkan jika kita ingin bisa sukses dalam menjalankan bisnis forex trading ini. Faktanya saja dalam kegiatan trading itu pasti diselingin yang namanya loss, maka dari itu mental kita harus kuat agar loss yang kita alami tidak menurunkan kedisiplinan kita dalam melakukan trading menggunakan strategi trading kita. Bahkan jika kita selalu profit pun bisa menjadi bahaya disaat kita terlalu percaya diri sehingga melupakan strategi trading yang kita gunakan karena ingin memperoleh profit yang lebih besar.
Benar gan, sebelum menjalankan trading trader harus mempersiapkan mental nya untuk kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi, contoh nya saat mengalami loss trader harus bisa mengendalikan emosi dan mencoba lagi dengan strategi yang baru, atau pun saat mendapat profit harus tetap mengontrol emosi sehingga tidak serakah.

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.044
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #458   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Tips Identifikasi Supply Dan Demand Menggunakan Price Action

Supply dan demand adalah faktor penting dalam bertrading. Tanpa pengetahuan dasar mengenai pengaruh supply dan demand pada pasar forex, kita tidak akan dapat memahami penyebab bergeraknya harga pasar. Ada beberapa cara dalam mendeteksi area permintaan dan penawaran (demand/supply zone) pada chart, salah satu pilihan terbaiknya adalah dengan price action.

Kunci Utamanya Adalah Titik Balik Perubahan Supply dan Demand
Supply (penawaran) dan demand (permintaan) menjadi faktor utama dalam menentukan ke mana pasar akan bergerak. Saat demand lebih besar daripada supply, harga dasar dari suatu instrumen akan melonjak. Sebaliknya, saat supply lebih besar daripada demand maka harga akan bergerak turun.

Umumnya trader akan menggunakan DoM (depth of market) untuk memantau daftar harga (kuotasi) order buy dan sell pada target instrumen. Perbedaan volume dan kuotasi pada order buy dan sell pada DoM menunjukkan dinamika supply dan demand secara mendasar.

Namun, mengetahui supply dan demand saja tidak akan cukup untuk mendapat keuntungan di pasar forex. Alasannya, forex adalah pasar terbesar di dunia dengan likuiditas tertinggi, supply dan demand akan selalu ada tanpa kita harus mencarinya.

Lalu bagaimana cara memanfaatkan supply dan demand untuk mendapatkan profit di pasar forex?

Kemungkinan untuk mendapat profit akan menjadi lebih besar bila Anda mampu "membidik" titik-titik balik perubahan supply dan demand. Maksudnya, titik balik ini adalah momentum di mana supply melampaui demand atau sebaliknya.

titik balik saat supply melampaui demand adalah resistance. Saat harga bergerak naik menyentuh zona resistance, berikutnya harga akan turun. Anda bisa memperoleh profit dengan cara menjual (sell/short) pair target.
titik balik saat demand melampaui supply adalah support. Jika harga menurun menyentuh area support, nantinya harga akan naik. Ambil keuntungan dengan membeli (buy/long) pair target.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.044
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #459   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Fokus Pada Suatu Level Harga (Price Level Zone) Dengan Memperhatikan Price Action.

Tanpa memfokuskan perhatian pada suatu level harga, akan sangat sulit untuk menentukan di mana potensi titik balik (reversal) berpotensi untuk terjadi. Anda dapat menemukan area titik balik tersebut dengan menggunakan beragam cara, misalnya swing high/low dan level-level fibonacci.

Berikut adalah contohnya:


Pada gambar di atas, perhatikan bahwa harga akan bergerak memantul dari level-level fibonacci (garis 23.6%, 38.2%, 50%, dan 61.8%). Umumnya titik balik supply vs demand muncul pada level antara poin 50 dan 61.8.

Gambar kedua:


Pada gambar kedua tersebut, swing low ditentukan dari pergerakan titik balik (reversal) sebelumnya sebagai patokan level harga berikutnya. Titik balik pada swing-low umumnya akan dikonfirmasi oleh pola price action seperti inside-bar atau pola-pola bullish lainnya.

Perhatikan bahwa ketika harga bergerak turun mendekati area swing-low tersebut, harga akan mengalami bullish reversal karena demand telah melampaui supply.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.044
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #460   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Observasi Apa Yang (Telah) Terjadi Pada Daerah Support/Resistance.

Saat harga bergerak mendekati batas/zona support dan resistance, perhatikan indikasi-indikasi berikut untuk menentukan momentum kapan harga akan mengalami pembalikan.

Indikasi Demand (Permintaan) Meningkat:

Muncul pola price action candlestick bullish, misalnya bullish engulfing
Ketidakmampuan untuk menembus batas support
Peningkatan Volume
Konsolidasi (sideway)
Indikasi Supply (Penawaran) Meningkat:

Muncul pola price action candlestick bearish, misalnya bearish harami
Ketidakmampuan menembus batas resistance
Peningkatan Volume
Konsolidasi
Contoh:


Gambar di atas menunjukkan peningkatan volume trading saat harga akan menguji batas support. Anak panah pertama menunjukkan peningkatan volume saat harga low mengalami reversal sebelum sempat menyentuh batas support. Sedangkan anak panah kedua menunjukkan kenaikan volume saat harga low telah menyentuh batas support.



Setelah Anda menemukan daerah support dan resistance potensial, ingatlah bahwa indikasi-indikasi tersebut hanya menunjukkan kemungkinan, bukan kepastian. Anda harus bersiap-siap membatasi kerugian seandainya harga bergerak tidak sesuai ekspektasi.

Agar kerugian tidak terlalu besar, Anda dapat belajar mengaplikasikan salah satu dari 3 teknik money management sesuai dengan pengalaman dan gaya bertrading Anda. Jika Anda termasuk trader konservatif, gunakan teknik equity stop atau chart stop, sehingga kerugian hanya akan mengikis sebagian kecil dari deposit.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.044
 
Reputasi: 0

Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Welcome Bonus Hingga $500 dari ForexChief jakaduriat Bisnis Online 1641
ForexChief > FX Global Gateway Andrefx Bisnis Online 1750
Daftar PTC Bonusnya Rame : Bonus Sign up, BOnus RCB dan Bonus Reff. Aktif ciklit Bisnis Online 1


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2020, Jelsoft Enterprises Ltd.