Bombardir 159 Ribu SMS ke Pria Saat Cinta Ditolak, Wanita Ini Dipenjara

spirit

Mod
612a39ee-3e80-4fec-ba00-3d4ef0985220.jpeg

Jacqueline Ades dipenjara karena bombardir pria dengan SMS. Foto: Instagram​

Seorang wanita bernama Jacqueline Ades lakukan hal gila saat cintanya ditolak oleh seorang pria. Dia memborbadir sang pria dengan 159 ribu SMS hingga membobol rumah si pria.

Atas aksi gilanya itu, Ades terancam hukuman penjara. Pada Selasa (29/1/2019) kemarin, Ades telah melakukan sidang di pengadilan tinggi di Phoenix, Arizona.

Selama 10 bulan, Ades telah memborbardir dengan ratusan ribu SMS ke pria yang dia suka itu. Ia bahkan bisa mengirim 500 SMS perharinya.

Beragam teks mesra dikirim oleh Ades, mulai dari mengirim kata-kata ungkapan cinta hingga kalimat bernada ancaman. "Aku akan membuat sushi dari ginjalmu dan sumpit dari tulangmu. Kamu harus mati," demikian isi pesan si wanita yang dikirim untuk si pria.

Si pria yang seorang CEO itu mengaku bahwa hanya sekali kencan dengan Ades setelah bertemu di kencan online. Tapi setelah itu ia memutus kontak. Namun wanita yang berprofesi sebagai makeup artist itu tampaknya terobsesi dengan sang pria.

Ades bahkan membobol rumah sang CEO. Dengan beraninya, ia bahkan mandi di rumah CEO. Lewat kamera CCTV, si pria tajir itu tahu bahwa si wanita ada di rumahnya. Ia segera menelepon polisi dan meminta menangkapnya.

Pada April 2018, Ades sudah ditangkap, tapi kembali dibebaskan. Seperti tak ada kapoknya, setelah bebas Ades kembali mengganggu si pria CEO dengan berada di kantornya dan mengaku sebagai istrinya. Pada Mei 2018, ia kembali ditahan dan kini tengah melakukan proses persidangan.


~wolipop
 
Hehe kalau cewek yang nembak & ditolak lebih serem,
dibanding cowok yang nembak & ditolak :))

Biasanya ceweknya kasih tanda2 aja
 
Hehe kalau cewek yang nembak & ditolak lebih serem,
dibanding cowok yang nembak & ditolak :))

Biasanya ceweknya kasih tanda2 aja

aku pernah ngalamin tuh tapi bukan di SMS tapi di pesan FB. dalam sehari bisa ratusan juga hahaha. makanya sejak kejadian itu ga pake FB lagi
 
Back
Top