Cara Menyeduh Teh yang Membuat Rasa Semakin Nikmat

hardlen

New member
Teh merupakan salah satu jenis minuman yang dikenal luas di berbagai wilayah di dunia. Terlebih pada budaya di berbagai kawasan Asia, meminum teh sudah menjadi tradisi. Di Indonesia sendiri, teh dapat ditemukan di hampir seluruh tempat makan dan warung. Mudah dibuat serta rasanya yang menyegarkan, rasanya sangat pantas jika teh mendapat kepopuleran yang luas ini.

Dalam penyajiannya, orang-orang memiliki caranya tersendiri. Beberapa dari mereka ada yang suka menambahkan gula, dengan air dingin, dan tambahan bahan yang lain.
Namun mengutip dari CNNIndonesia.com, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan saat ingin menyeduh teh.

1. Perhatikan air yang tepat

Untuk menyajikan teh dengan rasa yang maksimal, sangat disarankan untuk menggunakan mata air yang berkualitas, seperti air mineral dan air murni (purified water). Supaya menambah cita rasa teh yang lebih otentik, wajib perhatikan pH air yang netral.

Tidak hanya itu, namun Anda juga perlu memerhatikan suhu air yang akan digunakan untuk menyeduh teh. Pada teh hijau sendiri harus diseduh dengan air bersuhu 75 derajat. Hal tersebut dikarenakan teh hijau memiliki sifat yang lebih lembut dari teh hitam. Dan untuk teh oolong dan teh hitam, Anda dianjurkan untuk menggunakan air masing-masing bersuhu 85 derajat dan 90-95 derajat.

2. Jenis teh

Teh celup memang merupakan kemasan teh yang paling praktis untuk disajikan, namun daun teh utuh yang digulung justru memiliki kualitas yang lebih baik. Teh celup merupakan sisa-sisa daun teh yang rusak dan dikumpulkan setelah seluruh teh diproses.

3. Waktu menyeduh

Dalam menyeduh teh tidak memerlukan waktu yang terlalu lama. Menyeduh teh terlalu lama hanya akan membuat teh terasa pahit. Untuk menyeduh, pada teh hitam biasanya umumnya membutuhkan waktu selama 4-5 menit, teh hijau dan oolong membutuhkan 3 menit, sedangkan teh putih membutuhkan 4 menit. Setelah itu, teh dapat diminum.


Sumber: CNNIndonesia.com
 
Dulu teman saya (atau adik saya ya?) pernah tanya kenapa rasa teh di warung-warung angkringan bisa berbeda-beda, tiap warung punya ciri khasnya sendiri-sendiri. Ternyata suatu saat waktu saya ke warung angkringan, si penjual cerita kalau setiap warung angkringan bikin tehnya dengan mencampur 7 - 9 merk teh yang berbeda, makanya rasanya antarwarung bisa bervariasi.
 
Dulu teman saya (atau adik saya ya?) pernah tanya kenapa rasa teh di warung-warung angkringan bisa berbeda-beda, tiap warung punya ciri khasnya sendiri-sendiri. Ternyata suatu saat waktu saya ke warung angkringan, si penjual cerita kalau setiap warung angkringan bikin tehnya dengan mencampur 7 - 9 merk teh yang berbeda, makanya rasanya antarwarung bisa bervariasi.

salah satu trik pemasaran
sebab teh yg kita minum di warung2 tak selalu berasal dari daun teh juga. ada juga yang terbuat dari daun lain atau bunga misalnya teh bunga melati atau teh bunga rosela
 
salah satu trik pemasaran
sebab teh yg kita minum di warung2 tak selalu berasal dari daun teh juga. ada juga yang terbuat dari daun lain atau bunga misalnya teh bunga melati atau teh bunga rosela
Teh bunga melati itu bukan pake' daun teh? Saya kira cuma teh yang dicampuri bunga melati...
 
Back
Top