Mencari ‘energi’ dengan menghujat

spirit

Mod
ce68ff92ac6bed8b5fefc7454f41b02f_600x400.jpg

Ketika seseorang merasa rendah diri, mereka berpotensi mencari peningkatan kepercayaan dirinya dengan cara mencari-cari kesalahan dan menghujat orang lain. Kesedihan yang dirasakan si orang yang dihujat akan menjadi ‘energi’ tersendiri bagi si pelaku. Semakin sedih respons korban, makin senang si pelaku.

Karena itu, ketika korban cenderung tidak peduli terhadap olokan atau nyinyiran, sang pelaku biasanya akan kesal dan mencari-cari perhatian korban. Dengan begitu, benar adanya bahwa orang yang suka nyinyir cenderung punya tingkat kepercayaan diri yang rendah.

Selain tidak digubris, pelaku biasanya juga akan semakin rendah diri apabila si korban melakukan tindakan sekakmat kepada si pelaku.

Apa yang mesti dilakukan saat menerima komentar nyinyir?

Selain mendiamkan dan membalas dengan cerdik untuk membungkam pelaku nyinyir, masih ada beberapa cara lagi yang bisa anda lakukan, yaitu:

Tetaplah berbuat baik. Biasanya, orang yang nyinyir akan bosan sendiri ketika lawannya tetap berbuat baik. Itu berarti, komentarnya tak mempan untuk menjatuhkan si korban. Nyinyiran itu justru bisa anda jadikan motivasi untuk menunjukkan hal-hal yang sebaliknya.

Kalau bisa, menjauhlah dari orang tersebut jika dia berada di dekat anda. Menjauh bukan berarti kalah, tapi itu hanya langkah mudah untuk mencegah anda dari paparan aura negatif para pelaku nyinyir.


.
 
nah setuju den.. jauhin aja orang kya gitu. energi negatif bisa sangat mempengaruhi mood kita dan bikin capek sebetulnya

Kadang-kadang, orang bersikap merendahkan dan menghujat untuk memanipulasi orang lain agar melakukan sesuatu untuk mereka. Contoh, jika teman atau pasanganmu mengucapkan kata-kata yang mengecilkanmu bahkan cenderung menghujat, mungkin sebenarnya dia takut kehilanganmu. Komentar merendahkan dan menghujat dimaksudkan untuk membuatmu merasa inferior sehingga bergantung kepadanya.
 
Back
Top