Dianggap Kasus Pribadi, Novel Harus Kembalikan Biaya Pengobatan 3,5 M Ke Negara
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum

Daftar
Lupa Password?


Upload Foto Video Umum Radio & TV Online


Dianggap Kasus Pribadi, Novel Harus Kembalikan Biaya Pengobatan 3,5 M Ke Negara

Loading...



 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Dianggap Kasus Pribadi, Novel Harus Kembalikan Biaya Pengobatan 3,5 M Ke Negara


Penyidik senior KPK Novel Baswedan. (Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

IDTODAY.CO – Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Fuadul Aufa mendesak novel Baswedan untuk mengembalikan biaya pengobatannya senilai 3,5 miliar yang diambilkan dari dana kepresidenan.

Permintaan tersebut disampaikan Fuadul Aufa setelah melihat fakta persidangan dan menyimpulkan bahwa kasus penyirama air keras sebagai kasus pribadi

“Penyiraman itu adalah kasus pribadi, telah terbukti dalam persidangan. Jadi biaya pengobatan yang dipakai 3.5 M itu harus dikembalikan. Sejatinya Pak Novel akan dibiayai oleh negara jikalau kasus yang menimpanya terkait erat dengan jabatan dirinya di KPK,” ujar Fuadul Aufa dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Rmol.id, Selasa (28/7).

“Tim Advokasi beliau (Novel) juga sudah menyatakan itu kasus pribadi, jadi harus konsekuen,” tegasnya

Pria yang akrab disapa Upay menjelaskan bahwa penyiraman terhadap novel dikarenakan kekesalan pelaku kepada novel Baswedan saat dirinya menjabat sebagai Kasat Reskrim di Polres Bengkulu pada tahun 2004 sebagaimana informasi yang diperoleh Aufa.

“Setahu saya penyiraman adalah bagian dari luapan kekesalan pelaku justru terhadap apa yang pernah Novel lakukan di Bengkulu 2004, penembakan terhadap pelaku pencurian sarang burung walet dengan satu korban jiwa dan empat orang luka tembak yang hingga saat ini sidangnya belum dilanjutkan,” tandasnya.



.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 70.540
 
Reputasi: 1766

Loading...
       





Reply With Quote     #2   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Dianggap Kasus Pribadi, Novel Harus Kembalikan Biaya Pengobatan 3,5 M Ke Negara

di hubung2kan dengan kasus lain. dan kasus Novel ini akan tetap jadi misteri
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 70.540
 
Reputasi: 1766






Reply With Quote     #3   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Dianggap Kasus Pribadi, Novel Harus Kembalikan Biaya Pengobatan 3,5 M Ke Negara

Fedrik Adhar, Jaksa Kasus Penyerangan Novel Baswedan Meninggal Dunia


Liputan6.com, Jakarta Jaksa atas nama Fedrik Adhar, yang menangani kasus penyerangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dikabarkan meninggal dunia. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Hari Setiyono.

"Innalillahi wainailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah saudara kita Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin, Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara," tutur Hari saat dikonfirmasi, Senin (17/8/2020).

Menurut Hari, Fedrik meninggal hari ini, Senin 17 Agustus 2020 sekitar pukul 11.00 di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro. Belum ada informasi lebih terkait wafatnya Fedrik.

"Semoga almarhum husnul khotimah, amin ya robbal alamin," kata Hari.

Sebelumnya, Komisi Kejaksaan menjadwalkan pemeriksaan terhadap tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani persidangan kasus penyerangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak menyampaikan, pemeriksaan dilakukan hari ini sejak pukul 09.00 WIB.

"Benar," tutur Barita saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (23/7/2020).

Menurut Barita, proses pemeriksaan masih berlangung. Dia belum membeberkan banyak terkait materi pemeriksaan tersebut.

"Sekarang sedang berjalan," katanya.

Majelis hakim telah memutus bersalah dua terdakwa penyerang Novel Baswedan, yakni Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis. Keduanya dijatuhi vonis berbeda. Rahmat Kadir divonis pidana 2 tahun penjara, sementara Ronny Bugis divonis 1 tahun 6 bulan atau 1,5 tahun penjara.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan tak terkejut dengan vonis hakim yang dijatuhkan kepada kedua terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis.

Keduanya adalah orang yang menyebabkan kedua matanya rusak parah. Bahkan, mata sebelah kiri dipastikan buta permanen.

"Saya tidak terkejut dan hal ini tentunya sangat ironis. Karena penyimpangan yang begitu jauh dari fakta sebenarnya akhirnya mendapat justifikasi dari putusan hakim," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2020).

Menurut Novel Baswedan, sejak awal persidangan banyak kejanggalan dan masalah. Bahkan, Novel Baswedan mengaku sudah lebih dahulu mendapat informasi perihal ganjaran untuk para terdakwa sebelum hakim menjatuhkan vonis. Menurut dia, diprediksi hukuman tak lebih dari dua tahun penjara.

"Ternyata semua itu sekarang sudah terkonfirmasi," ujar dia.

Novel kembali mempertegas dirinya juga tidak tertarik untuk mengikuti proses pembacaan tuntutan. Dia menyakini bahwa persidangan ini seperti sudah dipersiapkan untuk gagal atau sidang sandiwara.

"Karena sidang yang dibuat dengan sedemikian banyak kejanggalan tersebut seperti di delegitimasi sendiri oleh para pihak dipersidangan, sehingga memang tidak ada harapan yang saya gantungkan dalam proses tersebut," ucap dia.

.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 70.540
 
Reputasi: 1766






Reply With Quote     #4   Report Post  

Re: Dianggap Kasus Pribadi, Novel Harus Kembalikan Biaya Pengobatan 3,5 M Ke Negara

Kutip:
mendesak novel Baswedan untuk mengembalikan biaya pengobatannya senilai 3,5 miliar yang diambilkan dari dana kepresidenan.
ini ga apa2 juga

sumbangan2 dari masyarakat pasti akan mengalir untuk menggantikan.
dan Jokowi mungkin akan membantu juga




Kutip:
Fedrik Adhar, Jaksa Kasus Penyerangan Novel Baswedan Meninggal Dunia
waduh, kebetulan banget ya


Kutip:
"Semoga almarhum husnul khotimah, amin ya robbal alamin," kata Hari.
Aminn, tapi penyebab kematiannya sudah di otopsi & wajar ga?
agungsuhada
agungsuhada agungsuhada is offline
Admin

Post: 8.015
 
Reputasi: 165






Reply With Quote     #5   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Dianggap Kasus Pribadi, Novel Harus Kembalikan Biaya Pengobatan 3,5 M Ke Negara

Kutip:
Oleh agungsuhada View Post

Aminn, tapi penyebab kematiannya sudah di otopsi & wajar ga?
awalnya Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung mengatakan jika almarhum meninggal karena komplikasi gula. lalu membuat pernyataan terkini jika almarhum Jaksa Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin terinfeksi Covid-19.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 70.540
 
Reputasi: 1766

loading...
Reply
 

(View-All Members who have read this thread : 4
accunik.com, agungsuhada, bagasadi18
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
AHOK Dianggap Pribadi Yang Arogan resepmasakanindo Politik, Ekonomi & Hukum 12
Presiden RI Harus Hadirkan Spirit Negara Berdaulat Bukan Negara Bagian AS nurcahyo Politik, Ekonomi & Hukum 0


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2020, Jelsoft Enterprises Ltd.