7 Makanan dan Minuman yang Buruk Untuk Kesehatan Hati

spirit

Mod
44e72571-912a-427d-ba71-54773031b7fd_43.jpg

Keripik kentang dengan soda jadi favorit banyak orang. Di balik rasa gurih dan nikmat, camilan tersebut bisa berdampak buruk untuk kesehatan hati
Organ hati memiliki fungsi penting dalam tubuh. Menurut CDC, hati atau liver berfungsi sebagai tempat penyimpanan nutrisi, mencerna lemak, dan menyaring racun yang dibawa oleh produk makanan olahan.

Singkatnya, hati merupakan organ penting dalam sistem metabolisme tubuh. Menjaga kesehatan hati dapat membantu kamu lebih sehat.

Cara termudah menjaga kesehatan hati sebenarnya mudah, cukup dengan olahraga teratur dan makan makanan sehat bergizi.

American Liver Foundation merekomendasikan makanan tinggi serat yang terkandung dalam buah dan sayur untuk menjaga kesehatan hati. Selain itu, hindari makanan mentah dan setengah matang. Hidrasi juga penting untuk membantu kesehatan hati, itu sebabnya minum banyak air juga disarankan.

Selain itu kamu juga perlu menghindari beberapa minuman dan makanan ringan yang buruk untuk kesehatan hati. Berikut beberapa di antaranya.

1. Minuman soda
Minuman satu ini seharusnya tak begitu mengejutkan. Soda banyak dikaitkan dengan hal yang tidak sehat karena mengandung banyak gula. Sementara makanan yang mengandung banyak gula harus dihindari demi kesehatan hati.

2. Keripik kentang
Keripik kentang biasanya mengandung banyak garam yang berbahaya bagi organ hati.
Konsumsi garam yang direkomendasikan adalah 2300 miligram per hari, atau satu sendok garam sehari.Medical News Today menyebut terlalu banyak garam meningkatkan risiko fibrosis pada hati.

3. Biskuit
Siapa sangka camilan nikmat satu ini ternyata mesti dihindari agar hati lebih sehat?
Biskuit mungkin terkesan tidak berbahaya, tapi makanan ringan yang kaya karbohidrat ini ternyata bisa jadi masalah untuk liver.

Sebuah studi yang diterbitkan di National Library of Medicine menyebut makanan tinggi gula dan mentega yang dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan kematian sel (apoptosis) pada hati.

4. Daging yang diawetkan
Terlalu banyak daging merah bisa bermasalah bagi liver.
Sebagaimana dilansir WebMD, daging merah olahan dapat meningkatkan risiko penyakit liver dan resistensi insulin. Sebagai gantinya, coba beralih pada konsumsi daging ayam, kalkun, atau tuna.

Buah kaleng sering dikemas dengan banyak bahan pengawet, sakarin, dan gula tambahan yang membuat liver bekerja lebih keras. Sebaiknya konsumsi buah-buahan segar yang segera dimakan setelah dikupas.

5. Buah kaleng
Konsumsi buah-buahan segar memang baik bagi kesehatan. Hanya saja, itu tidak sama halnya dengan konsumsi buah kaleng.

6. Kentang goreng
Satu lagi camilan yang tidak boleh dilewatkan pada tulisan ini adalah kentang goreng.

Makanan yang digoreng menawarkan lebih banyak risiko kesehatan pada tubuh, dan liver, adalah salah satu organ yang paling terpengaruh.

Makanan yang digoreng menjadi lebih padat kalori karena menyerap banyak lemak dari minyak. Sehingga makanan yang digoreng mengandung lebih banyak minyak trans yang meningkatkan kadar kolesterol Anda.

7. Alkohol
Meski bukan kategori makanan ringan, alkohol perlu masuk dalam kategori yang harus dihindari.

Alkohol membuat liver bekerja lebih keras untuk memecah alkohol. Ketika Anda mengkonsumsi lebih dari satu jenis minuman dalam satu hari, maka kerja liver akan semakin keras. Liver yang kelelahan bekerja bisa rusak dan mengganggu fungsinya.


 
Back
Top