Keunggulan Dari Layanan Cloud Service Ternyata Penting Sekali

aristionin

New member
Ketika menyewa penyedia yang menawarkan layanan konsultasi cloud yang memungkinkan dalam memilih layanan yang memungkinkan membuka banyak dokumen dan melihat yang terbaru dan yang diperbarui. Berikut beberapa manfaat teratas dari layanan cloud service IT yang telah banyak diterapkan pada bisnis:

- Peningkatan fokus pada fungsi bisnis utama, penyedia layanan cloud menawarkan otomatisasi yang lebih tinggi dan mengelola teknologi bisnis secara efektif. Ini memungkinkan untuk lebih berkonsentrasi pada fungsi bisnis utama.

- Mobilitas karyawan, dengan layanan ini, karyawan organisasi dapat memperoleh akses ke data, aplikasi, dan file penting untuk melakukan pekerjaan di mana pun mereka berada.

- Pengurangan biaya, setelah memanfaatkan layanan konsultasi ini, bisnis hanya diharuskan membayar layanan yang digunakannya. Ini memangkas biaya bisnis secara keseluruhan.

- Berbagi data yang aman, layanan cloud memungkinkan organisasi berbagi data internalnya melalui cloud dan tidak perlu menyediakannya untuk pihak luar.

- Implementasi menjadi mudah, tanpa persyaratan untuk lisensi perangkat lunak, layanan implementasi, atau pembelian perangkat keras, maka dapat memulai dengan cepat.

- Peningkatan fleksibilitas, penyedia memungkinkan untuk memanfaatkan sumber daya bersama dan ada distribusi yang fleksibel dan otomatis dari semua sumber daya komputasi, pastinya ini membawa peningkatan fleksibilitas.

- Kapasitas penyimpanan yang lebih besar, bisnis dapat menyimpan data dalam jumlah besar dengan menggunakan internet melalui layanan cloud virtual.

- Kemudahan penyesuaian, dengan cloud service provider Indonesia maka bisnis dapat membangun aplikasi khusus pada antarmuka yang ramah pengguna. Kustomisasi membantu untuk mengungguli pesaing.

- Lebih banyak kolaborasi, setiap dokumen yang tersimpan bisa diakses bersama. Jika perusahaan memiliki banyak pengguna, menjadi mudah bagi mereka untuk berkolaborasi pada dokumen web bersama.
 
Cloud computing itu apa dan bagaimana cara kerjanya?

Anda mungkin memiliki beberapa gambaran tentang apa itu cloud, dan layanan yang disediakannya, namun di sini kita akan melihat lebih dekat lagi bagaimana sebenarnya cara kerjanya dan mengapa cloud dalam waktu singkat telah menjadi hal yang sangat penting bagi kita. Ada kemungkinan meski Anda tidak tahu sama sekali apa itu layanan cloud computing, Anda mungkin suatu waktu pernah menggunakannya.

"Cloud" adalah singkatan dari "cloud computing" atau komputasi awan, dan istilah ini merujuk pada tugas dan layanan yang disediakan atau di-hosting di internet atas dasar bayar sekali pakai. Orang mungkin sudah lama bisa menyimpan, mengoperasikan, dan mengelola data lewat internet, namun cloud computing merupakan layanan berbayar yang melakukan semua ini dalam skala yang jauh lebih besar.

Pertama-tama, perlu dijelaskan bahwa cloud itu tidak semuanya virtual, dan meski file tidak disimpan secara langsung ke komputer Anda, file-file tersebut masih perlu dikaitkan dengan beberapa perangkat keras yang berada di suatu tempat di belahan dunia ini. Ketika Anda mengunggah sesuatu ke cloud, lewat layanan seperti Dropbox, file itu akan dikirim lewat internet ke server—sebuah server sungguhan yang berwujud. Penyedia layanan cloud memiliki ratusan dan ribuan server fisik, yang bersama-sama disebut sebagai "server farms" atau "ladang server" yang berlokasi di pusat data di seluruh dunia.

Jadi, dalam istilah yang paling sederhana, cloud merupakan sekumpulan server dan pusat data yang tersebar di seluruh dunia yang di dalamnya dapat menyimpan data kita.

Pada intinya, cloud adalah sebuah unit penyimpanan digital yang dapat menyimpan semua file Anda; perbedaannya adalah bahwa kalau pada unit penyimpanan Anda harus hadir secara fisik untuk mengakses file-file Anda, pada cloud Anda dapat mengaksesnya dari perangkat apa saja sepanjang perangkat itu memiliki koneksi ke internet.

Agar lebih jelas, "cloud" itu bukanlah sebuah entitas tunggal yang kasat mata. Ia sedikit lebih abstrak. "Cloud" pada dasarnya adalah sebuah perumpamaan dari internet itu sendiri. Saat Anda menyimpan file di cloud, berarti Anda menyimpannya secara online. Siapa saja yang memiliki sumber daya dan infrastruktur dapat meng-hosting cloud mereka sendiri, namun ini bukanlah sebuah tugas yang mudah, dan tentu tidak murah. Jadi kalau kita bicara tentang layanan cloud, kita berbicara tentang layanan tingkat tinggi yang ditawarkan oleh penyedia seperti Dropbox.

Agar memberi sudut pandang yang jelas, mari kita gunakan listrik sebagai contoh. Biaya memiliki generator pribadi di rumah Anda akan sangat mahal dan butuh pemeliharaan yang tinggi. Jadi, sebagai gantinya kita menggunakan layanan dari perusahaan listrik yang pada dasarnya mengoperasikan satu generator raksasa yang bisa diakses semua orang, dan kita semua hanya membayar apa yang kita pakai. Dalam arti yang serupa ini, akan jauh lebih efisien dan efektif secara biaya jika penyedia layanan cloud dapat meng-hosting dan menyimpan data Anda, alih-alih membuat infrastruktur sendiri.

Fungsi lain di luar layanan penyimpanan cloud

Meski dalam pengertian paling sederhana cloud itu adalah solusi penyimpanan digital, cloud computing sebenarnya dapat dibagi menjadi tiga fungsi utama berbeda: model Infrastructure as a Service (IaaS) atau Infrastruktur sebagai Layanan, Platform as a Service (PaaS) atau Platform sebagai Layanan, dan Software as a Service (SaaS) atau Perangkat Lunak Sebagai Layanan.

  • Infrastructure as a Service (IaaS) adalah penyedia cloud yang menawarkan ruang server mereka untuk apa saja, mulai dari penyimpanan data sampai hosting web. Dalam hal ini, Anda akan masih mengelola dan memelihara data, situs web, atau aplikasinya, sementara penyedia cloud hanya menyewakan sumber daya komputasinya kepada Anda untuk melakukannya.

    Menggunakan Dropbox untuk penyimpanan file adalah sebuah contoh dari IaaS. Anda dapat mengakses, mengubah, dan menambahkan data sesuka hati, sementara Dropbox menyediakan server untuk menampungnya (hosting).

    Contoh lainnya adalah Netflix, yang menggunakan IaaS untuk mengelola secara efektif tumpukan data dalam jumlah sangat besar agar diakses secara terus menerus oleh pelanggan dari seluruh dunia, sehingga kita dapat mengakses konten dengan cepat, tanpa kita sendiri harus mengunduh file apa pun, dan Netflix tidak harus membuat pusat data raksasa untuk menyimpan katalog kontennya yang terus menerus bertambah.

    Sementara itu, hampir setiap situs web yang Anda kunjungi itu di-hosting melalui cloud berkat model Iaas.
  • Platform as a Service (PaaS) itu serupa dengan IaaS, namun ia memberi sedikit lebih banyak kontrol kepada penyedia cloud-nya. Di masa lalu, mengembangkan perangkat lunak dan mengujinya secara lokal merupakan tugas yang sangat mahal, dari segi waktu, uang, dan ruang yang harus dikeluarkan. PaaS menyediakan platform virtual untuk pengembangan dan pengujian dari belakang yang menyediakan kepada para programmer sebuah kerangka kerja virtual yang dapat digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak secara online dengan semua server dan penyimpanannya masih ditangani oleh penyedia. Jadi, alih-alih menghadapi risiko kerugian saat mengembangkan dan menguji di lokasi, model Paas menawarkan solusi virtual.
  • Software as a Service (SaaS) merujuk pada setiap perangkat lunak yang dijalankan lewat cloud. Dropbox Paper adalah contohnya. Dengan aplikasi ini, Anda dapat membuat, mengedit, membagikan, dan berkolaborasi pada file teks secara online, dan Anda tidak mesti khawatir harus menginstal dan menyiapkan aplikasi yang akan menghabiskan ruang di mesin Anda—karena cloud menyediakan itu semua. Anda hanya tinggal mengakses aplikasi saat dibutuhkan, dan mengerjakan file dari perangkat mana saja. Contoh lain dari SaaS adalah ekstensi seperti Grammarly, yang berjalan secara online secara langsung melalui browser web Anda.

Agar lebih mudah dipahami, model Iaas menawarkan kendali paling besar atas sumber daya Anda dan memberi admin degan layanan hosting dan penyimpanan. Model PaaS menawarkan kontrol lebih sedikit dan membutuhkan pengembang untuk mengembangkan, dan model Saas menawarkan kontrol paling sedikit dan disediakan kepada pengguna akhir untuk menggunakannya.

 
Back
Top