Metode Mengajar Yang Jitu

andy_baex

New member
Guru harus menempuh metode pendidikan yang jitu sesuai dengan apa yang diajarkan dalam Al Qur'anul karim dan as Sunnah Nabawiyah guna mengkader generasi muslim yang bersih dan berani dalam rangka membela agama dan ummatnya.

Yaitu sebagai berikut:

1. Takut (khauf) dan berpengharapan (raja')

Para guru harus menanamkan rasa takut kepada Allah ke dalam jiwa anak-anak didiknya sebab A llah sangat hebat siksanya kepada orang-orang yang durhaka kepadanya. Yaitu Orang-orang yang meninggalkan apa-apa yang diwajinkanNya. sesungguhnya Allah telah memberikan ancaman terhadap orang-orang yang durhaka (maksiat), bahwa mereka akan dibakar didalam neraka pada hari kiamat, padahal neraka jauh lebih panas dari pada api di dunia.

Tetapi sebaliknya Allah telah menjanjikan kepada kaum mu'minin yang taat menjalankan kewajibannya, memenuhi hak-haknya Allah dengansurga yang luas. Di dalamnya terdapat sungai-sungai, pohon-pohon, buah-buahan, bidadari-bidadari cantik dan berbagai kenikmatan di dalamnya.

Dalil bagi adanya keterpaduan antara rasa khauf (takut) dan raja' (pengharapan), serta rasa senang dan cemas .

2. Kisah-Kisah

Kisah mempunyai pengaruh yang kuat terhadap jiawa, maka seorang pendidik selayaknya memperbanyak kisah-kisah yang bermanfaat. Dan itu banyak sekali terdapat dalam Al Qur'an dan Sunnah yang suci. Diantaranya:

*

Kisah Ashabul Kahfi (penghuni surga), bertujuan untuk membentuk generasi yang beriman kepada Allah, cinta kepada tauhid dan benci kepada kemusyrikan
*

Kisah Isa , bertujuan unutk menjelaskan bahwa ia adalah hamba Allah dan bukan Anak Allah sebagaiman anggapan kaum nasrani.
*

Kisah Yusuf, diantara tujuannya adalah untuk mengingatkan agar jangan sampai terjadi pergaulan campur aduk antara laki-laki dan perempuan sebab akan memberi akibat yang sangat jelek
*

Kisah Yunus, bertujuan agar kita selalu beristianah (meminta pertolongan) hanya kepada Allah saja, lebih-lebih ketika di timpa musibah. Kisah orang-orang yang treperangkap dalam gua . Diambil hikmahnya yaitu agar kita hanya bertawasul kepada Allah dengan amal-amal shalehnya. Seperti membantu orang tua, menjauhi zina karena Allah dll.

Singkat kata , sebagai seorang guru harus mampu memberi teladan yang baik diantara dengan memberi kisah-kisah yang mulia dan jangan justru memberi kisah-kisah yang jelek yang memacu anak didik untuk berbuat tidak baik.

sumber:salafyoon.net
 
Last edited:
senang bisa masuk ke blogmu.bgmn cara bikin website.agus nadi bondowoso jatim.
 
Takut, gw diajarain malah jagan takut kepada Allah, tapi cintalah Allah,..

Saat melakukan sesuatu, jgn membayangkan betapa panasnya api neraka, tapi bayangkanlah betapa indahnya surga,..
 
Back
Top