Nama domain Karakter non Romawi diluncurkan

indonesiaindonesia

Administrator
Tanggal: 23 Aug 2000
Sumber: NamaDomain.com


NamaDomain.com, Pernahkah anda membayangkan suatu saat anda mempunyai nama domain dengan tulisan Cina? Atau pernahkan anda membayangkan anda bisa menulis alamat internet dalam huruf Arab, India, Thailand, Jepang atau Yahudi?
Mungkin sebagian dari kita merasa bahwa hal itu tidak mungkin dan tidak akan pernah bisa. Namun ternyata anda salah!
Network Solutions Registry yang merupakan divisi dari Network Solutions, Inc. bekerjasama dengan I-DNS berhasil merumuskan sebuah terobosan baru dalam perkembangan Sistem Nama Domain (Domain Name System-DNS).
Dengan sistem baru ini, Network Solutions Registry (NSIRegistry) telah mengembangkan database dari basis pendukung karakter Romawi menjadi basis database yang mendukung karakter non Romawi seperti karakter dengan menggunakan tulisan Cina, Jepang, India, Thailand, Yahudi, Jerman, Prancis, Korea, dsb. Seperti yang pernah ditulis dalam berita di NamaDomain.com bahwa beberapa waktu yang lalu telah diluncurkan sebuah situs yang menyediakan jasa registrasi nama domain dengan huruf Cina. (baca: NamaDomain dengan huruf Cina, bisakah?)
DNS memiliki fungsi untuk menterjemahkan nama atau alamat sebuah internet menjadi IP.
Dengan adanya perkembangan ini, tentunya akan memacu perkembangan dunia internet di kemudian hari dan tentunya akan memacu jumlah pengguna internet di dunia. Seperti berdasarkan hasil survey, bahwa sebagian besar rakyat Cina kurang dan bahkan sering salah eja sebuah perkataan dengan bahasa Inggris dan huruf Romawi. Dikarenakan hal inilah, perusahaan-perusahaan luar Cina sering mengalami kendala dalam melakukan sosialisasi dengan masyarakat setempat dalam memperkenalkan produk usahanya. Hal ini tentunya juga sangat mempengaruhi perkembangan dunia internet, karena 100% alamat internet diharuskan menggunakan huruf atau karakter Romawi.
Dengan melihat kelemahan ini, maka pihak NetworkSolutions registry mendapatkan sebuah ide baru. Melalui beberapa tahap perkembangan bekerjasama dengan Internet Engineering Task Force (IETF) dan Internet Architecture Board (IAB), pihak NSIRegistry membuat sebuah standarisasi baru dalam Sistem Nama Domain ini.
Saat ini NSIRegistry telah mengelola nama domain sebanyak 19 juta nama domain yang diregistrasikan oleh pengguna internet di seluruh dunia dan juga mengelola kurang lebih 1,5 milyar DNS dunia.
Pertanyaannya adalah apakah pihak NSIRegistry mampu untuk mengelola sistem baru ini, mengingat bahwa tugas dan beban yang sedang diembannya sudah terlalu merepotkan?
 
Back
Top