Main Saham Online Kini Lebih Menyenangkan di Lautandhana Online Trading | LOTS

Bursa Hari Ini Friday , 03 Jun 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan kemarin berlangsung cukup berfluktuatif diramaikan aksi profit taking investor sehingga IHSG ditutup cenderung flat di level 4.833,2. Saham-saham sektoral aneka industri marak terjadi aksi tekanan jualan investor yang mengkontribusikan flatnya IHSG. Aksi selektive buy melanda saham berbasis komoditas yakni CPO dan batubara sejalan dengan mulai reboundnya harga CPO dan batubara. Investor asing tercatat melakukan transaksi net buy senilai Rp 446 miliar. IHSG hari ini kami perkirakan masih akan bergerak cenderung sideways.

Global Update

Bursa AS pada perdagangan tadi malam ditutup menguat terbatas dimana investor cenderung menanti rilis data ketenagakerjaan AS sebagai clue atas rencana The Fed untuk menaikkan FFR di bulan Juni ini. Indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup naik masing-masing sebesar 0,3% dan 0,4% di level 17.838,6 dan 4.971,4. Sementara itu bursa Eropa ditutup melemah dalam kisaran yang sempit dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 terkoreksi sebesar 0,2% dan 0,1%

News Highlights

Ø BIRD realisasikan capex Rp 500 miliar
Ø BNBR terbitkan obligasi wajib konversi Rp 990,6 miliar
Ø ECII Tambah 5 Gerai
Ø SMDR Bidik Rp1,5 triliun
Ø Pendapatan DGIK 2016 ditargetkan tumbuh 26,6% YoY
Ø OPEC gagal tetapkan kuota produksi
Ø Kinerja Sektor Amonium Nitrat Tertekan
Ø Tingkatkan Likuiditas, BEI Tetapkan Settlement T+2

sumber
 
Bursa Hari Ini Tuesday , 07 Jun 2016

Market Movement


Mengawali bulan Ramadan, IHSG kembali menguat hampir menembus level 4.900-an, sejalan dengan penguatan sebagian besar bursa Asia. Hampir seluruh indeks sektoral juga diakhiri positif, dipimpin oleh saham sektor aneka industri, infrastruktur, dan pertambangan, sementara hanya indeks sektor perdagangan yang melemah tipis 0,04%. Di samping itu, nilai tukar Rupiah terhadap USD juga perkasa di level Rp13.370 (+1,7%). Hari ini, kami memprediksi IHSG melanjutkan penguatan mengekor penguatan bursa global semalam menyusul belum pastinya kenaikan Fed rate bulan ini.

Global Update

Pasar saham AS dan Eropa kompak menguat pasca pidato Yellen jelang rapat the Fed, yang mengindikasikan bahwa kenaikan bunga acuan belum dipastikan akan dilakukan bulan ini meskipun ekonomi AS mulai membaik. Selain itu, rebound-nya harga minyak dunia dan komoditas juga menjadi faktor pendorong indeks. Indeks Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq masing-masing ditutup pada level 17.920,3 (+0,6%), 2.109,4 (+0,5%), dan 4.968,7 (+0,5%). Sementara indeks Stoxx50 flat di level 3.001,9 dan FTSE 100 naik 1% ke level 6.273,4.

News Highlights

Ø ISAT batal menjual Menara
Ø Waskita Beton Precast akan IPO
Ø JSMR peroleh empat konsesi tol baru
Ø DNET rights issue Rp 1,31 triliun
Ø TPIA proyeksikan pendapatan 2016 US$ 2 miliar
Ø MEDC terbitkan PUB obligasi Rp 5 triliun
Ø TOTO Anggarkan Belanja Modal US$52,3 Juta

Target tambahan cukai plastik tahun pertama Rp 4 triliun


sumber
 
Bursa Hari Ini Wednesday, 08 Jun 2016

Market Movement


IHSG melanjutkan penguatannya menyambut positifnya bursa global di awal pekan di tengah banyaknya sentimen positif seperti Fed rate yang mungkin ditunda, Rupiah yang menguat, serta penguatan harga komoditas, meski data realisasi penerimaan negara per awal Juni ini oleh Kemenkeu masih rendah, 28% dari total target penerimaan tahun ini Rp1.822,5 triliun. Dari sisi sektoral, sebagian besar saham menguat, terutama sektor pertambangan, perkebunan dan industri dasar, sementara saham-saham yang melemah antaralain sektor properti dan aneka industri. Nilai tukar Rupiah juga kembali menguat di level Rp13.263,0 (+0,8%). Hari ini IHSG kami prediksi kembali menguat, ditopang penguatan bursa global, nilai tukar Rupiah, dan harga komoditas.

Global Update

Pasar saham AS diakhiri flat pada perdagangan Selasa (7/6), dimana rally-nya saham sektor energi dan penerbangan mengimbangi koreksi yang cukup dalam di saham healthcare dan perbankan. Indeks Dow Jones ditutup di 17,938.28 (+0.10%), S&P 500 ditutup di 2,112.13 (+0.13%), sementara Nasdaq ditutup di 4,961.75 (-0.14%). Sementara itu penguatan cukup tinggi terjadi di bursa saham Eropa terutama ditopang kenaikan harga minyak yang menyentuh level US$50,4/ barel, level tertinggi tahun ini. Indeks Stoxx50 dan FTSE100 masing-masing diakhiri di level 3.040,7 (+1,3%) dan 6.284,5 (+0,2%).

News Highlights

Ø Investor Korea Siap Tanam Modal US$500 Juta Ke Anak Usaha KIJA
Ø ADRO akuisisi 75% saham IndoMet Coal
Ø BISI targetkan laba bersih 2016 tumbuh 30% YoY
Ø BISI Bagi Dividen Rp33/Saham
Ø MTLA Fokus Garap Properti Terpadu
Ø LRT Jakarta akan mulai dibangun 22 Juni 2016
Ø Target PDB RI 2016 dipangkas menjadi 5,1%

Cadangan Devisa Mei 2016 turun US$ 4,1 miliar


sumber
 
Bursa Hari Ini Thursday , 09 Jun 2016

Market Movement


IHSG terkoreksi 0,4% ke level 4.916,1 pada penutupan perdagangan kemarin, setelah seharian berada di zona negatif imbas maraknya profit taking ditambah sentimen negatif dari data cadev yang dirilis BI senilai US$103,6 miliar yang lebih rendah dari US$107,7 miliar di periode sebelumnya. Investor asing tercatat di posisi net sell dengan nilai transaksi mencapai Rp55,9 miliar di seluruh pasar. Indeks sektoral yang tercatat naik hanya aneka industri, industri dasar, dan perkebunan, sementara sebagian besar indeks sektoral lainnya ditutup melemah, dipimpin oleh saham infrastruktur, tambang, dan perdagangan. Nilai tukar Rupiah ditutup stabil di level Rp13.269,0. Hari ini, IHSG diprediksi berpotensi mixed, dengan sentimen positif dari harga minyak dunia yang menguat, berhasil menembus level US$51,2/barel pada penutupan semalam.

Global Update

Pasar Wallstreet kembali positif didorong oleh naiknya harga minyak dunia hingga 1,7% ke level US$51,2/barel serta spekulasi pasar bahwa suku bunga Fed belum akan dinaikkan bulan ini karena pertumbuhan ekonomi yang masih moderat. Spekulasi yang membuat mata uang USD melemah terhadap mayoritas mata uang dunia ini menguntungkan bagi perusahaan komoditas dan industrial, seperti Caterpilar (+1,7%) dan Freeport (+3%). Indeks Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq masing-masing ditutup di level 18.005,1 (+0,4%), 2.119,1 (+0,3%), dan 4.974,6 (+0,3%). Sementara itu bursa Eropa melemah setelah positif selama 3 hari berturut-turut, mengindikasikan maraknya profit taking di tengah penantian data cadangan minyak di AS, dengan saham perbankan dan otomotif memimpin pelemahan pasar. Indeks Stoxx50 turun 0,7% ke level 3.019,8, sementara indeks acuan Inggris, FTSE100 naik tipis 0,3% ke 6.301,5.

News Highlights

Ø BCAP jajaki rights issue Rp 1 triliun
Ø MDKA akan produksi emas 90 ribu oz
Ø SMRA cetak marketing sales Rp 1,4 triliun
Ø AISA rilis obligasi Rp 1,5 triliun
Ø BTEK right issue Rp 4,8 T
Ø WIKA siapkan Rp 29,4 miliar di dua ruas tol
Ø ADRO Kembali Bidik PLTU Rp85 T
Ø BRPT Bidik Pendapatan Bersih US$2 M
Ø Menangkan 3 tol baru, JSMR siapkan modal

Kemenhub setujui pembangunan rel LRT dengan standard gauge


sumber
 
Bursa Hari Ini Tuesday , 14 Jun 2016

Market Movement


IHSG negatif di awal pekan ini dan ditutup turun 0,84% ke 4.807,2, menjadikan penurunan bursa di empat hari perdagangan berturut-turut sejak minggu kemarin.Seluruh sektor melemah dimana sektor perkebunan dan tambang mengalami pelemahan tertinggi. Tercatat investor asing melakukan net sell sebesar Rp 401,6 miliar. Bursa regional kompak turun pada perdagangan kemarin. Kami memprediksi jalannya perdagangan hari ini akan melemahditengah antisipasi FOMC meeting besok dan lusa serta penantian RAPBN 2016.

Global Update

Bursa AS erkena koreksi tiga hari berturut-turut. Saham-saham teknologi kelas berat memimpin pelemahan.Investor mulai melepas saham Microsoft dan Apple menyusul sentimen negatif dari berbagai isu ekonomi global. Salah satunya adalah rencana Inggris yang ingin keluar dari Uni Eropa.Indeks Dow Jones melemah 132,86 poin (0,74%) ke level 17.732,48, S&P 500 turun 17,01 poin (0,81%) ke level 2.079,06 dan Komposit Nasdaq turun 46,11 poin (0,94%) ke level 4.848,44.Begitu juga denganbursa Eropa ditutupmelemah dimana bursa acuan Stoxx tutup pada level 2.853,5turun 2,0%dan FTSE 100 tutupturun padalevel 6.045,0.

News Highlights

Ø Konsorsium UNTR finalisasi pembiayaan PLTU Tanjung Jati US$ 3,2 miliar
Ø Konsorsium INDY finalisasi pinjaman US$ 1,6 miliar untuk proyek PLTU
Ø SMMT ekspansi pembangkit listrik mulut tambang
Ø TINS proyeksikan kinerja membaik di 2Q16
Ø SIPD targetkan kenaikan penjualan 50% di bulan puasa
Ø Buyung Poetra Maju IPO Lagi
Ø Tax Amnesty dorong rupiah jadi Rp 13.000

Defisit membengkak, SBN rupiah diperbanyak


sumber
 
Bursa Hari Ini Wednesday, 15 Jun 2016

Market Movement


IHSG ditutup menguat di menit-menit terakhir perdagangan. Menjelang penutupan, IHSG sempat memerah, namun akhirnya berhasil ditutup naik 0,3% pada posisi 4.821,59.Indeks sektoral bergerak fluktuatif dimana terdapat lima sektor yang menguat dipimpin oleh sektor aneka industri dan terdapat lima sektor juga yang mengalami pelemahan dipimpin oleh sektor perkebunan. Tercatat investor asing melakukan net buy sebesar Rp 724,6 miliar. Bursa regional masih kompak turun pada perdagangan kemarin. Kami memprediksi jalannya perdagangan hari ini akan berfluktuatif kembaliditengah isu Brexit secara global dan Tax Amnesty secara nasional.

Global Update

Bursa AS kembali terkoreksi dalam empat hari berturut-turut. Sentimen negatif kali ini datang dari rencana Inggris yang ingin keluar dari Uni Eropa.Investor juga masih bertanya-tanya mengenai langkah bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), mengenai kepastian suku bunga. The Fed mulai menggelar pertemuan hari ini.Akibat ketidakpastian ini, saham-saham bank pun perlahan mulai terkena koreksi, seperti saham Wells Fargo dan JPMorgan Chase yang berakhir di zona merah.Indeks Dow Jones berkurang 0,33% ke level 17.674,82 dan Indeks S&P 500 kehilangan 0,18% ke level 2.075,32. Indeks Komposit Nasdaq turun 0,1% ke level 4.843,55.Begitu juga denganbursa Eropa ditutupmelemah dimana bursa acuan Stoxx dan FTSE 100 masing-masing ditutup turun 2,0% padalevel 2797.2 dan 6.045,0.

News Highlights

Ø ASII targetkan 103 km jalan tol baru dalam 4 tahun
Ø UNVR bagikan dividen Rp 766 per saham
Ø UNVR naikkan alokasi capex Rp 2 triliun
Ø DKFT Kembali Bangun Pabrik Smelter Rp4,55 T
Ø PWOR jajaki ekspansi PLTG US$ 800 juta
Ø AISA terbitkan sukuk ijarah Rp 1,5 triliun
Ø FPNI Genjot Produksi
Ø Puncak pertumbuhan industri food and beverage pada Mei-Juli
Ø Pemerintah dan DPR patok ICP US$ 45 per barel
Ø Anggaran Kementerian dipangkas agar APBN realistis
Ø Pemerintah Bidik Investasi Baru di SNI Wajib Lampu
Ø PLB Diyakini Dapat Tekan Biaya Produksi

KEK Sorong Butuh Rp5 triliun

sumber
 
Bursa Hari Ini Monday , 20 Jun 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan akhir pekan berlangsung cukup fluktuatif yang akhirnya ditutup menguat terbatas sebesar 0,4% di level 4.835,1. Hanya tercatat dua sektoral indeks yang mengalami tekanan jual yakni sektoral pertambangan dan keuangan. Saham-saham sektoral properti membukukan kenaikan cukup signifikan dimotori oleh rencana merger grup Ciputra (CTRA, CTRS dan CTRP) dan adanya pelonggaran aturan LTV. Investor asing tercatat membukukan transaksi net buy senilai Rp 69 miliar. IHSG pada perdagangan awal pekan ini kami perkirkan bergerak terkoreksi dalam kisaran yang terbatas.

Global Update

Bursa AS pada perdagangan akhir pekan ditutup terkoreksi dipengaruhi oleh sikap wait&see investor menanti hasil voting referendum Brexit, apakah keluar atau tetap berada di Uni Eropa pada 23 Juni pekan ini. Indeks Dow Jones dan Nasdaq melemah masing-masing sebesar 0,3% dan 0,9% di level 17.675,2 dan 2.071,2. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat signifikan dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 ditutup naik masing-masing sebesar 1,1% dan 1,2%. Harga komidtas minyak dunia dan batubara ditutup menguat signifikan masing-masing sebesar 3,8% dan 3,3% ke level US$ 48 per barel dan US$ 55,6 per ton.

News Highlights

Ø MDLN jual lahan industri & residensial
Ø 6M16, WIKA proyeksi kontrak baru Rp 14 T
Ø WIKA incar konsensi Tol Jakarta-Cikampek Elevated
Ø SMRA serap capex 30% hingga akhir 5M16
Ø CTRP akan rilis apartemen Rp 800 juta di CBD
Ø Industri Mamin Siapkan Biaya Tambahan
Ø Sistem Ramah Lingkungan akan dapat Insentif Cukai Plastik
Ø Kinerja Industri Manufaktur 2Q16 Diprediksi Melemah
Ø Dana tax amnesty masuk obligasi infrastruktur

Perusahaan farmasi China lirik Indonesia

sumber
 
Bursa Hari Ini Wednesday, 22 Jun 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat sebesar 0,3% berada dilevel 4.878,7. Investor asing melakukan aksi borong saham dengan membukuan transaksi net buy senilai Rp 537 miliar. Tercatat hanya dua sektoral yang mengalami koreksi yakni indeks sektoral perdagangan dan perkebunan. IHSG pada hari ini kami perkirakan bergerak cenderung fluktuatif dengan kisaran yang terbatas.

Global Update

Bursa AS dan Eropa pada perdagangan tadi malam masih ditutup menguat namun dalam kisaran yang terbatas jelang referendum Brexit untuk tetap di Uni Eropa atau keluar dari Uni Eropa. Sementara itu, Gubernur The Fed, Janet Yellen masih mengindikasikan adanya kenaikan FFR pada tahun ini dengan bersikap lebih hati-hati dengan perkembangan ekonomi makro. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing menguat sebesar 0,4% dan 0,8% di level 2.967,3 dan 6.226,6.

News Highlights


Ø GGRM bagi dividen Rp 2.600 per saham
Ø Itochu beli 5% saham anak usaha LTLS
Ø PLIN buyback saham Rp 351,4 miliar
Ø CTRA akan bangun apartemen murah di Jaktim
Ø JSMR Rencanakan Emisi Obligasi
Ø KRAS akan Tarik pinjaman Rp1 T
Ø SOCI Jajaki Pinjaman US$200 juta
Ø CPO di Level Terendah
Ø BI optimistis pertumbuhan ekonomi 5,2% tercapai

sumber
 
Bursa Hari Ini Thursday , 23 Jun 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan kemarin ditutup kembali menguat dalam kisaran yang terbatas 0,4% di level 4.896,9. Terbatasnya penguatan IHSG dikontibusikan oleh tekanan jual investor atas saham-saham sektoral perkebunan, pertambangan, industri dasar, konsumer dan properti yang ditutup turun. Aksi selektive buy masuk ke saham-saham sektoral aneka industri, infrastruktur, keuangan, perdagangan dan manufaktur. Investor asing sendiri tercatat membukukan transaksi net buy Rp 342 miliar. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak berfluktuatif dalam rentang kisaran terbatas.

Global Update

Sejalan dengan penantian investor atas hasil referendum Brexit untuk tetap di Uni Eropa atau keluar mendorong perdagangan bursa global cenderung berfluktuatif dan bervariasi. Indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx masing-masing ditutup naik terbatas 0,6% dan 0,4% di level 6.261,2 dan 2.978,3. Sementara itu, indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup melemah terbatas masing-masing sebesar 0,3% dan 0,2% berada pada level 17.780,8 dan 4.833,3.

News Highlights

Ø GOLL tambah area tertanam 2016 28.425 ha
Ø PPRO jajaki utang Rp 650 M buat 2 tower apartemen
Ø INDF tingkatkan kapasitas produksi gandum
Ø 5M16, WIKA peroleh kontrak baru senilai Rp5,8 T
Ø MAPI Restrukturisasi Internal Bisnis F&B
Ø Lima Proyek Strategis Nasional Terhambat
Ø Pemerintah lelang Sukuk Rp 4 triliun

sumber
 
Bursa Hari Ini Friday , 24 Jun 2016
Market Movement


IHSG kembali ditutup negatif ke level 4.876,8 atau turun 0,8%, sejalan dengan pelemahan bursa Asia. Dari seluruh indeks sektoral, hanya saham-saham tambang yang berhasil menguat, sementara seluruh indeks sektoral lainnya melemah, dimpimpin oleh sektor perbankan dan consumer. Investor asing tercatat berbalik ke posisi net buy dengan nilai mencapai Rp410,8 miliar di seluruh pasar. Nilai tukar Rupiah tercatat stabil, ditutup pada level Rp13.287. Jelang akhir pekan ini, kami memprediksi IHSG masih akan melemah imbas negatifnya bursa global dan minimnya sentimen positif.

Global Update

Pasar saham AS ditutup melemah terbatas di tengah kekuatiran pasar tentang dampak pertumbuhan global yang masih lemah. Dengan mata uang USD yang menguat kemarin, harga minyak dunia kembali terkoreksi hingga -1,3%, walaupun masih berada di level US$50-an/barel. Hal ini membuat saham emiten pertambangan dan komoditas kembali melemah seperti Freeport-McMoran (-5,9%) dan menyeret indeks Dow Jones, S&P500, dan Nasdaq masing-masing ke level 17.985,2 (-0,1%), 2.115,5 (-0,2%), dan 4.958,6 (-0,3%). Pun dengan bursa saham Eropa yang melanjutkan pelemahannya kedua hari berturut-turut. Investor Eropa nampaknya masih belum yakin bahwa stimulus ECB membeli obligasi korporasi yang mulai dijalankan Rabu pekan ini, akan membawa dampak signifikan dalam pertumbuhan ekonomi global. Indeks Stoxx50 dan FTSE100 masing-masing turun 1,1% dan 1,0% ke level 2.989 dan 6.231,9.

News Highlights

Ø Mei 2016, PT PP Peroleh Kontrak Baru Rp7,2 T
Ø SRIL Resmi Terbitkan Utang Rp4,65 T
Ø BRPT siapkan Capex USD81 juta
Ø AMIN targetkan penjualan 2016 Rp 250 miliar
Ø ERAA ekspansi ke Asia Tenggara
Ø KKR siap serap rights issue JPFA
Ø BBTN akan terbitkan obligasi dan EBA senilai total Rp 4 triliun
Ø BSDE terbitkan obligasi Rp 650 miliar

Graha Andrasentra Propertindo bidik IPO Rp 299 miliar-Rp 345 miliar

sumber
 
Bursa Hari Ini Monday , 18 Jul 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan akhir pekan kembali ditutup menguat dalam kisaran yang terbatas 0,2% di level 5.110,2 meski maraknya capital inflow asing dengan membukukan transaksi net buy signifikan Rp 1,2 triliun pasca disetujuinya Tax Amnesty. Penguatan IHSG sendiri ditopang oleh signifikannya kenaikan saham-saham sektoral infrastruktur. Untuk perdagangan awal pekan ini, kami memperkirakan IHSG terjadi konsolidasi pasca rally signifikan yang dipicu oleh momen profit taking investor.

Global Update


Bursa AS dan Eropa ditutup cenderung flat pada perdagangan akhir pekan dipicu oleh krisis politik di Turki akibat rencana kudeta militer Turki terhadap pemerintahan meski kudeta tersebut akhirnya gagal. Dow Jones dan FTSE 100 tercatat ditutup naik tipis masing-masing sebesar 0,1% dan 0,2% sedangkan indeks Nasdaq dan DJ Euro Stoxx ditutup terkoreksi tipis di level 5.029,6 dan 2.958,7.

News Highlights

Ø FAST lunasi obligasi jatuh tempo Rp 200 M
Ø ASII siapkan dana ekspansi infra Ro 4,5 triliun
Ø MEDC terbitkan obligasi Rp 1,25 triliun
Ø SMGR bidik perusahaan semen Malaysia dan Asia Selatan
Ø PLB milik PTRO jadi pusat logistik Japan Drilling
Ø Penjualan SMBR 1H16 Naik 4%
Ø ICON Segera Rights Issue
Ø Industri Kosmetik Keberatan Sertifikasi Halal
Ø Ekonomi 2Q16 tumbuh lebih tinggi
Ø Penyaluran Dana Desa Tahap I Dibawah Target

sumber
 
Bursa Hari Ini Friday , 22 Jul 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan kemarin akhirnya ditutup mengalami koreksi 0,5% di level 5.217,0 setelah rally signifikan dalam beberapa hari. Aksi tekanan jual signifikan yang melanda saham-saham sektoral infrastruktur dan perkebunan memberikan andil pelemahan IHSG. Hanya tercatat sektoral konsumer dan manufaktur yang ditutup mengalami kenaikan. Investor asing tercatat masih membukukan transaksi net buy Rp 495 miliar. IHSG hari ini kami perkirakan masih akan bergerak melemah dalam kisaran yang terbatas.

Global Update


Kinerja 2Q16 emiten yang mengecewakan dimana slaah satunya Union Pacific membukukan penurunan laba bersih, mengkontribusikan terjadinya koreksi bursa global pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones yang terus membukukan rekor penutupan baru dalam beberapa hari akhirnya ditutup terkoreksi 0,4% di level 18.517,2. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx mampu ditutup menguat super tipis di level 2.968,5 sedangkan indeks FTSE 100 terkoreksi 0,4% di 6.699,9.

Economic Update

BI rate tetap 6,5%


Ø RDG putuskan tahan BI rate 6,5%
Ø Pertumbuhan ekonomi global melambat
Ø Ekonomi RI di 2Q16 diperkirakan membaik
Ø Rupiah yang menguat
Ø Sistem ketahanan perbankan yang masih solid

News Highlights

Ø Provident dan Karya Investment divestasi TBIG
Ø AKRA Siap Jual 100 Ha untuk Freeport
Ø WIKA Incar Kontrak Baru Rp35 triliun
Ø Rencana Akusisi MITI ke Benakat Oil Tertunda
Ø Pertamina Lubricants IPO Tahun Depan
Ø Pertumbuhan Kredit diperkirakan 10,6%

sumber
 
Rekomendasi Mingguan Lautandhana 26 Juli 2016

Bursa saham domestik mengawali pekan lalu dengan optimisme yang tinggi atas suksesnya program tax amnesty dan ekspektasi turunnya suku bunga BI Rate menjadi 6,25%. IHSG pun sempat menyentuh level tertinggi barunya tahun ini dilevel 5269 sebelum kembali terkoreksi akibat keputusan BI yang mempertahankan suku bunga acuannya di 6,50%.

Dan untuk pertama kalinya dalam 19 hari bursa terakhir investor asing membukukan penjualan bersih pada Jumat lalu. Namun demikian secara akumulasi sejak awal tahun investor asing telah mencatat pembelian bersih sebesar Rp21 triliun atau hampir menutup dana asing yang keluar tahun lalu sebesar Rp22,5 triliun. Hal ini merupakan indikasi positif bagi prospek bursa saham domestik setidaknya hingga akhir tahun nanti.

Untuk mengantisipasi berlanjutnya trend bullish, kami putuskan untuk menambah satu saham baru dari sektor properti sebagai bakal calon saham Portofolio dengan target beli dilevel 290. Sektor properti dipilih karena memiliki prospek yang cukup baik dalam kaitannya dengan masuknya dana repatriasi yang ditargetkan sebesar Rp1.000 triliun oleh pemerintah.

Berikut adalah tabel saham pilihan Lautandhana untuk rekomendasi pekan ini:

selanjutnya
 
Bursa Hari Ini Tuesday , 26 Jul 2016

Market Movement


Mengawali pekan, IHSG kembali ditutup menguat 0,5% ke level 5.220,8. Dari sisi sektoral, hanya indeks saham perbankan yang melemah, sementara 9 indeks sektoral lainnya menguat, dipimpin oleh saham sektor aneka industri, infrastruktur dan manufaktur. Transaksi investor asing tercatat pada posisi beli bersih mencapai Rp100,3 miliar di sleuruh pasar. Di sisi lain, pada penutupan hari Senin kemarin, Rupiah pun ditutup melemah 0,4% di level Rp13.142,0. Hari ini kami memperkirakan IHSG cenderung melemah menyusul negatifnya bursa AS dan Eropa semalam dan harga minyak yang kembali tertekan.

Global Update

Menyusul kekuatiran melimpahnya suplai minyak dunia, harga minyak dunia kembali tertekan ke level terendahnya selama 2 bulan terakhir, turun 2,6% ke level US$42.4/ barel. Hal ini membuat saham emiten energi mempimpin pelemahan pasar Wall Street yang semalam ditutup negatif, di tengah penantian laporan kinerja emiten 1H16. Indeks Dow Jones, S&P500, dan Nasdaq kompak turun, masing-masing ditutup di level 18.493,1 (-0,4%), 2.168,5 (-0,3%) dan 5.097,6 (-0,0%). Sementara itu bursa saham Eropa ditutup flat, setelah rally di awal perdagangan, juga diakibatkan oleh anjloknya harga minyak dunia. Indeks Stoxx50 flat di level 2.973,2 sementara indeks FTSE100 turun 0,3% ke level 6.710,1.

Result Update

BBTN1H16 Result – Upgrade toBUY (TP Rp2,300/ share)

Ø Laba bersih tumbuh 25,4% YoY dan 12,2% QoQ
Ø NPL terus membaik di level 3,4%, level terendah selam 6 tahun
Ø Penyaluran kredit tumbuh 18,4% YoY
Ø NIM berada di level 4,65%

Upgrade to BUY (TP Rp 2.300 per saham)

News Highlights

Ø 1H16, Penjualan batubara PTBA naik 11% YoY
Ø DEWA akuisisi tak langsung Pendopo Energi Batubara
Ø 1H16, pendapatan KICI turun 6,39% YoY
Ø Pendapatan DEFI melonjak 264% YoY
Ø WSKT Kebut Divestasi Bisnis Tol
Ø ENRG Targetkan Refinancing US$60 Juta
Ø ISSP Bagi Dividen Rp35,92 M

ADHI Raih Kontrak Baru Rp 9 T

selengkapnya
 
Bursa Hari Ini Thursday , 28 Jul 2016

Market Movement


IHSG kemarin ditutup positif ke level 5.274,4 di tengah perdagangan yang ramai berkat sentimen positif dari resuffle Kabinet Joko Widodo Jilid II terutama Sri Mulyani effect. Investor asing melakukan transaksi net buy mencapai Rp617,5 miliar. Dari segi sektoral, hanya 2 sektor yang melemah, antaralain saham-saham sektor aneka industri dan perkebunan, sementara saham yang menguat tertinggi antaralain saham industri dasar, perbankan, dan infrastruktur. Hari ini kami memperkirakan IHSG masih bullish, terutama karena euforia “Sri Mulyani effect” dan tax amnesty, di tengah penantian kinerja keuangan 1H16 yang sebagian besar dirilis minggu ini.

Global Update

Pasar saham AS ditutup mixed semalam, setelah the Fed menyatakan menahan suku bunga acuan di 0,25% karena masih mengkhawatirkan adanya tekanan pada ekonomi AS. Namun demikian, Fed menyatakan kemungkinan Fed rate akan tetap dinaikkan pada tahun ini. Indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing ditutup flat di 18.472,2 (-0,0%) dan 2.166,6 (-0,1%) sementara indeks Nasdaq menguat 0,6% ke 5.139,8. Sementara itu bursa saham Eropa menguat, dengan indeks Stoxx50 dan FTSE100 masing-masing diakhiri di level 2.999,5 (+0,7%) dan 6.750,4 (+0,4%).

Result Update

LPPF 1H16 Result – Priced in, Maintain HOLD (TP 23,500/saham)

Ø Penjualan Naik 30,5% YoY
Ø Laba bersih perseroan Meroket hingga 78,6% YoY
Ø Ekspansi Gerai Sejalan dengan Pipeline

News Highlights

Ø VIVA akan menjual 15% saham MDIA
Ø 1H16, DILD cetak kenaikan laba bersih 27% YoY
Ø Laba bersih HMSP naik 22,7% YoY
Ø WIKA peroleh kontrak baru Rp 18,3 triliun
Ø TMAS bukukan laba bersih 1H16 Rp 103,6 miliar
Ø Laba bersih SMRA 1H16 anjlok signfikan 95,4% YoY
Ø PWON bukukan laba bersih 1H16 Rp 896 miliar
Ø Penjualan KINO 1H16 tumbuh 10,9% YoY
Ø 1H16, AALI Berhasil Bukukan Laba Rp792,12 M
Ø KRAS mencari pinjaman hingga Rp1,4 T

1H16, BKPM yakin realisasi investasi lewati Rp 297 T

lots
 
Bursa Hari Ini Friday , 29 Jul 2016

Market Movement


IHSG kembali diakhiri menguat setelah sepanjang hari sempat melemah mengikuti pelemahan bursa Asia, namun “Sri Mulyani Effect” masih mendominasi sentimen positif bagi pasar, sehingga IHSG ditutup pada level 5.299,2 atau naik 0,5%. Investor asing terus mendaratkan dananya ke lantai bursa, dengan nilai beli bersih mencapai Rp544,8 miliar di seluruh pasar. Dari seluruh sektor, hanya saham-saham sektor perbankan yang melemah, sementara seluruh indeks sektoral lainnya menguat terutama saham sektor industri dasar dan tambang. Nilai tukar Rupiah juga ditutup menguat0,3% pada level Rp13.098. Di hari perdagangan terakhir di bulan Juli ini, kami memperkirakan IHSG masih berpotensi menguat dalam rentang terbatas.

Global Update

Pasar saham Wallstreet kembali mixed pada penutupan perdagangan semalam yang sebagian besar dipengaruhi oleh kinerja emiten pada 1H16, dimana saham teknologi seperti Alphabet, Apple dan Amazon memimpin penguatan pasar, sementara saham-saham otomotif seperti Ford yang mengalami pelemahan penjualan di China terkoreksi paling dalam. Indeks Dow Jones flat di level 18.456,4 (-0,1%), sementara S&p500 dan Nasdaq menguat tipis masing-masing diakhiri di level 2.170,1 (+0,2%) dan 5.155,0 (+0,3%).

News Highlights

Ø Kinerja UNTR Masih Tertekan
Ø Pasca akuisisi Pendopo Energi, DEWA bisnis listrik
Ø Tahun depan, RUIS incar tender jaringan gas
Ø MYOR catat penjualan bersih Rp 9,28 T
Ø 1H16, laba bersih PWON tumbuh 18,6% YoY
Ø 1H16, HERO raih laba Rp 19,09 miliar
Ø 1H16, penjualan AUTO tumbuh 12,4% YoY
Ø 1H16, Laba bersih WSKT melesat tajam hingga 241% YoY
Ø WSKT raih kontrak baru Rp 45,65 T
Ø 1H16, laba bersih ASGR turun 2,28% YoY
Ø 1H16, Laba bersih LPCK merosot 25,7% YoY
Ø 1H16, Laba DNAR turun 8,29% di 1H16
Ø 1H16, SGRO catat rugi Rp 76,81 miliar

Pekan depan, akuisisi BWPT diteken


selengkapnya
 
Bursa Hari Ini Monday , 01 Aug 2016

Market Movement


Pada perdagangan akhir minggu kemarin, IHSG akhirnya terkoreksi tajam dikarenakan aksi profit taking atas kenaikan bursa tertinggi selama 2016. Investor asing terus melanjutkan investasi dalam bursa dengan nilai beli bersih mencapai Rp 1.584,4 miliar di seluruh pasar. Secara keseluruhan, pergerakan indeks sektoral bergerak mixed dimana penguatan terjadi di sektor aneka industri dan pelemahan terjadi di sektor konsumer. Kami memprediksi perjalanan perdagangan bursa hari ini akan berjalan positif dilanjutkan oleh efek positif kebijakan pemerintah.

Global Update


Bursa Wallstreet ditutup stagnan pada penutupan perdagangan akhir pekan yang dipengaruhi oleh aksi wait and see investor AS dan efek ditundanya kenaikan suku bunga The Fed pada July 2016. Investor masih memiliki pengharapan bahwa ekonomi AS akan didorong oleh efek kenaikan suku bunga The Fed seperti yang Yellen katakan bahwa kenaikan suku bunga akan dilakukan secara bertahap di tahun 2016. Indeks Dow Jones flat di level 18.432,2 (-0,1%), sementara S&p500 dan Nasdaq menguat tipis masing-masing diakhiri di level 2.173,6 (+0,2%) dan 5.162,1 (+0,%).

Result Updates

KLBF (Neutral Rp 1.800/share)


Ø Kinerja 1H16 In line
Ø Marjin Laba Kotor Turun, In Line dengan EKspektasi kami
Ø Reiterate NEUTRAL Call – TP Rp1,800/share

SMGR 1H16 Result – Below Expectation (Under Review)


Ø Kinerja 1H16 dibawah ekspektasi
Ø Kinerja operasional 2Q16 membaik sejalan menguatnya permintaan
Ø Under Review

News Highlights

Ø 1H16, Laba MLPT naik 113% YoY
Ø Laba Bersih ADHI Turun 21% YoY
Ø ACST bukukan kontrak senilai Rp2,4 T

SCBD bidik pinjaman sindikasi US$ 1,4 M

sumber
 
Bursa Hari Ini Wednesday, 03 Aug 2016

Market Movement


IHSG kembali menguat 0,2% ke posisi 5.373,3 pada perdagangan kemarin diiringi oleh aksi net buy asing yang berlanjut sebanyak Rp 2,9 triliun.Indeks sektoral bergerak mixed dimana terdapat penguatan di pimpin oleh sektoor industri dasar, dan konsumer. Pelemahan sektoral dipimpin oleh infrastruktur. Kondisi melemahnya pasar global pada tengah minggu ini akan memberi dampak IHSG akan pada posisi stagnan sambil melihat lebih lanjut pergerakan kebijakan-kebijakan pemerintah pasca reshuffle kabinet.

Global Update


Bursa Wall Street ditutup negatif setelah munculnya data penjualan otomotif yang di bawah ekspektasi pelaku pasar.Angka penjualan otomotif ini mempengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi AS. Selain itu, penjualan otomotif yang di bawah proteksi, membuat saham produsen mobil, seperti Ford dan General Motors, turun lebih dari 4%.GM melaporkan penjualan mobil di Juli 2016 turun 2% menjadi 267.258 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, atau di bawah ekspektasi. Sementara penjualan Ford adalah 216.479 unit atau turun 3%. Indeks Dow Jones turun 0,49% ke 18.313,7, Indeks S&P 500 turun0,64% ke 2.157,03. Sementara indeks Nasdaq turun 0,9% ke 5.137,73.

Result Updates

MAPI (TP UNDER REVIEW)

Ø Penjualan dan bottom line 1H16 di bawah estimasi FY16F kami
Ø Marjin Laba Kotor Membaik, Namun Effective Tax Rate Masih Jadi Perhatian
Ø Revisi FY16E, TP Under Review

News Highlights

Ø BPFI Siapkan 300 Juta Saham Baru
Ø BISI Akan Bangun Pabrik Perbenihan Hortikultura Di India
Ø PANR Baru Serap Capex 30%
Ø 7M16, WTON kantongi kontrak baru Rp 2,23 T
Ø LPCK targetkan marketing sales Rp 2,4 triliun
Ø ASII targetkan pendapatan 2016 Rp 200 triliun

UNSP bukukan pendapatan 1H16 Rp 770 miliar


selengkapnya
 
Bursa Hari Ini Monday , 15 Aug 2016

Market Movement


IHSG ditutup turun 41 poin ke level 5.377,2 setelah berjalan fluktuatif sepanjang perdagangan. Dari sisi sektoral, hanya saham-saham sektor tambang yang menguat, sementara semua indeks sektoral lainnya melemah, terutama saham-saham aneka industri dan manufaktur. Meski demikian, investor asing masih terus mendaratkan dananya di lantai bursa dengan nilai beli bersih mencapai Rp682,4 miliar di seluruh pasar. Mengawali pekan ini, kami memperkirakan IHSG bergerak stagnan dan wait and see atas kondisi ekonomi dalam negeri.

Global Update


Bursa Wall street bergerak stagnan pada tutup perdagangan kemarin. Kinerja positif diakibatkan oleh lonjakan harga minyak dunia dan rilis kinerja emiten yang positif. Harga minyak WTI ditutup dengan lompatan 4,27% menjadi US$ 43,49 per barel. Kenaikan minyak terdongkrak oleh pernyataan dari menteri Arab Saudi mengenai kemungkinan aksi untuk menstabilkan harga minyak. Selain itu, International Energy Agency memprediksi pasar minyak akan ketat pada 2H16. Dow Jones ditutup stagnan turun 0,1% ke 18.456,4, S&P 500 naik 0,2% di 2.170,1 dan Nasdaq ditutup naik 0,3% di 5.155,0.

News Highlights

Ø JSMR naikkan obligasi jadi Rp 4 triliun
Ø LPKR cetak laba bersih 1H16 Rp 498 miliar
Ø 1H16, GJTL bukukan laba Rp 533,5 M
Ø JPFA berhasil raih laba bersih Rp 1,03 T
Ø SMCB genjot porsi penjualan di Sumatera
Ø EMDE gandeng anak usaha ADHI garap apartemen
Ø CSAP targetkan penjualan ritel Rp 2,3 T di 2016

NPI 2Q16 surplus US$2,2 miliar


sumber
 
Bursa Hari Ini Tuesday , 16 Aug 2016

Market Movement


IHSG kembali terkoreksi, kali ini cukup dalam hingga -1,05% ke level 5.320,6 di tengah masih maraknya profit taking. Hampir seluruh indeks sektoral melemah, terutama saham-saham infrastruktur dan tambang, sementara indeks sektoral yang menguat hanya sektor perkebunan dan perbankan, meskipun penguatannya pun tidak signifikan. Kami memandang koreksi yang terjadi di pasar ini cukup sehat, mengingat minat beli investor asing yang masih tinggi, dimana tercatat net buy asing mencapai Rp351,4 miliar di seluruh pasar. Nilai tukar Rupiah di awal pekan ini ditutup menguat tipis di Rp13.090. Pada perdagangan jelang HUT RI ke 71 ini, kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat di tengah positifnya bursa AS dan Eropa serta sentimen positif dasri pemerintah yang berencana menurunkan PPh Badan dari 25% ke 17%.

Global Update

Bursa saham AS semalam menguat, terutama dipimpin oleh saham-saham komoditas. Sentimen positif berasal dari optimisme The Fed yang masih akan menahan suku bunganya, ditambah dengan penguatan harga komoditas yang berbanding terbalik dengan pelemahan USD. Indeks Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq kompak naik masing-masing 0,3% ke level 18.636,1, +0,3% ke 2.190,2 dan +0,6% ke 5.262,0.

News Highlights

Ø SSIA akan terbitkan obligasi Rp 1 T
Ø GIAA bidik pasar New York & Los Angeles
Ø JSMR menargetkan dana oblgasi senilai Rp4 T
Ø IMAS cari dana Rp 1,4 triliun
Ø JPFA peroleh pinjaman US$ 80 juta

BMRI finalisasi EBA SP Rp 500 miliar


sumber
 
Back
Top