Doom Metal Jakarta: Matiasu Berdansa Atas Kematian
 
Go Back   Home > Musik & Lagu

Daftar
Lupa Password?


Upload Foto Video Umum Radio & TV Online

Doom Metal Jakarta: Matiasu Berdansa Atas Kematian

Loading...



 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Doom Metal Jakarta: Matiasu Berdansa Atas Kematian



Matiasu adalah band yang masih satu nadi dengan band-band rock era 70an yang memanfaatkan distorsi dan sound gitar yang down-tuned yang mengayun dengan tempo lambat menambahkan efek berat dalam sound yang disajikannya. Mengaku dipengaruhi oleh band-band stoner rock seperti Black Sabbath, Sleep, dan Eyehategod, musik yang dimainkan Matiasu memang tidak begitu jauh dari gaya band-band tersebut, namun yang membedakan adalah Matiasu hanya terdiri dari 2 orang personil, Haris pada posisi drum dan Iqra yang merangkap 3 tugas, yakni gitaris, bassis, dan vokalis, kenapa bassis? karena sound yang dihasilkan dari permainan gitar Iqra memiliki 2 output yang berbeda satu sama lain, diatur sedemikian rupa dengan bantuan alat-alat menghasilkan sound gitar dengan distorsi super berat dan sound bass yang jernih dan megah. Pada tahun 2013 Matiasu merilis EP yang berjudul "Doom Dance."

"Doom Dance" dibuka dengan track berjudul "Hallucination" yang apabila didengar dengan sekilas bagian intronya memiliki kesamaan dengan band yang dipuja oleh para anggota Matiasu sebagai dewa, siapa lagi kalau bukan Black Sabbath, terutama dalam lagu "Iron Man." Memasuki pertengahan lagu irama pada riff gitar berganti menjadi semakin pelan dan apabila divisualisasikan seakan membanting dan menghancurkan. Pada track ke-2 yang berjudul "Doom Dance" Matiasu berusaha mencoba menambah kadar keberatan dari lagu dengan menurunkan tempo dan menambahkan sustain yang panjang dan berdistorsi, ditambah dengan erangan Iqra yang meraih nada tinggi seolah benar-benar mengajak berdansa mabuk bersama.

Sesuai dengan konteks lagunya yang bercerita mengenai kaum pemuja ular, "Cult of Serpent" mengandalkan riff menyeret lambat yang jika dibayangkan layaknya gerakan ular besar yang melata bergesekan dengan tanah lumpur yang gelap. Kemudian dilanjutkan sekaligus ditutup dengan "After Dark" yang mengandalkan melodi yang dengan mudah melekat di pikiran yang dinyanyikan Iqra dengan atmosfir keputusasaan dan nihilisme. Kini Matiasu juga mendistribusikan katalog albumnya dalam bentuk digital streaming melalui Digibeat, dimana aplikasi ini bisa didownload secara gratis di Google Play Store.
digilive digilive is offline
Village Level

Post: 90
 
Reputasi: 0

__________________
Digilive adalah website live streaming concert pertama di Indonesia.
Loading...
       
loading...
Reply
 

Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search





Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2021, Jelsoft Enterprises Ltd.