Welcome Bonus $100 dari ForexChief
 
Go Back   Home > Bisnis, Peluang Usaha & Lowongan Kerja > Bisnis Online

Daftar
Lupa Password?


Upload Foto Video Umum Radio & TV Online

Welcome Bonus $100 dari ForexChief




 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #441   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief

Kutip:
Oleh rahmatrabani View Post
Jika ingin mandapatkan hasil yang banyak dalam trading memang tidak bisa didapatkan jika kita hanya mempunyai modal yang besar saja sebab tanpa upaya untuk mempunyai sistem trading yang bagus dan juga pengelolaan modal yang benar maka profit yang diperoleh juga masih bisa bersaing dengan loss yang didapat, jadi trader harus berupaya dengan semaksimal mungkin agar dana yang ada bisa berkembang dan juga menghasilkan profit lebih baik dari waktu ke waktu
Benar gan, dengan modal yang sedikit pun bila kita memahami dan menggunakan strategi yang tepat akan mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga dengan berjalan nya waktu keuntungan akan terus bertambah.

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.133
 
Reputasi: 0

Loading...
       





Reply With Quote     #442   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Keuntungan Trading Forex Dengan Price Action

Tulisan ini adalah pandangan dari Nial Fuller, seorang trader dan mentor trading forex dengan price action, tentang apa saja manfaat dan keuntungannya bila kita trading dengan metode price action.

Pasar forex punya bahasa sendiri. Bahasa ini berakar dari pola bentuk pergerakan harga. Untuk memahami dan bisa ‘berbicara’ dalam bahasa pasar forex tersebut, kita harus belajar membaca perubahan pola gerak harga (price action) pada trading chart yang bersih dari indikator teknikal. Segala sesuatu yang terjadi pada pasar telah tercermin dalam pola pergerakan harga pada trading chart. Jadi jika kita trading berdasarkan interpretasi terhadap pola perubahan gerak harga pasar, maka dalam waktu yang bersamaan kita juga melakukan interpretasi terhadap berita ekonomi yang adalah juga variabel yang mempengaruhi pasar. Banyak trader yang telah membuat kesalahan dengan bersasumsi bahwa mereka akan bisa ‘membaca’ pergerakan harga pasar dengan efektif dan akurat bila bisa mencerna rilis berita fundamental ekonomi, menerapkan kombinasi indikator teknikal atau menggunakan software trading dan robot yang telah diprogram. Metode trading dengan price action tidak memerlukan software trading dan robot, kombinasi beberapa indikator teknikal yang rumit, ataupun interpretasi berita fundamental ekonomi. Berikut akan dijelaskan alasannya.

Software trading dan robot
Salah satu masalah pada semua robot dan software untuk trading adalah bahwa software tersebut tidak mempunyai karakter dan sifat manusia yang benar-benar bisa membuat pertimbangan untuk masuk atau keluar dari pasar. Hanya dengan identifikasi kondisi pasar yang bijak, rasional dan obyektif kita bisa mengantisipasi pergerakan harga pasar, dimana robot dan sotware tidak bisa melakukannya. Selain itu, apa yang disebutkan oleh sebagian para pembuat software trading bahwa produknya bisa mengatasi masalah emosi dan disiplin dalam trading adalah tidak benar. Jika kita kurang bisa disiplin dalam menjalankan rencana trading kita, maka kita tidak akan bisa menerapkan software trading yang sering juga membutuhkan pengaturan beberapa parameternya dengan disiplin. Faktor utama untuk mencapai hasil maksimal dalam trading tetap ada pada diri kita sendiri dan kemampuan kita dalam melakukan analisa pasar. Disiplin, teratur dan tidak emosional sewaktu trading adalah mutlak dibutuhkan.

Kombinasi beberapa indikator teknikal
Indikator-indikator teknikal diturunkan dari perubahan pola gerak harga (price action), jadi mengapa kita tidak belajar membaca pola pergerakan harga? Dengan menerapkan beberapa indikator teknikal pada trading chart, maka kita jadi sulit mencermati setup price action yang terjadi dan rancu dalam menangkap gambaran riil dari pasar. Kombinasi indikator yang bisa berjalan baik pada kondisi pasar dan time frame tertentu belum tentu bisa bekerja pada kondisi dan time frame yang berbeda. Antara indikator yang satu dan lainnya seringkali menunjukkan sinyal trading (sinyal untuk buy atau sell) yang bertentangan atau konflik interpretasi. Selain itu indikator teknikal cenderung lambat (lagging) dalam memberikan prediksi karena dihitung setelah terjadinya perubahan harga pasar. Kombinasi indikator biasanya digunakan untuk saling mengkonfirmasi, misalnya indikator RSI atau stochastic tidak bisa mengindikasikan kondisi pasar trending dibanding dengan indikator ADX, tetapi ADX cenderung lambat dalam antisipasinya. Dengan metode price action tidak akan terjadi konflik interpretasi seperti diatas karena memang tidak bergantung pada banyak indikator teknikal dalam menganalisa pasar, dan hanya menggunakan indikator sederhana untuk menentukan momentum dalam membuka posisi trading, biasanya exponential moving average (ema).

Interpretasi berita fundamental ekonomi
Memang tidak ada salahnya untuk berlangganan situs berita yang paling cepat dalam memberikan informasi terkini, terutama untuk rilis berita fundamental sesuai kalender ekonomi. Masalahnya pergerakan harga pasar sangat banyak ditentukan oleh emosi dan feeling para pelaku pasar tentang apa yang paling mungkin terjadi berdasarkan ekspektasi mereka, tidak sepenuhnya berdasarkan logika. Mereka trading berdasarkan ekspektasi bagaimana berita tersebut akan mempengaruhi pasar. Ketika berita yang sebenarnya telah dirilis, ekspektasinya bisa saja berubah. Oleh karena itu sering pergerakan harga pasar berlawanan dengan yang seharusnya terjadi setelah berita dirilis. Jadi kita tidak bisa selalu berasumsi bahwa jika hasil rilis berita lebih baik dari sebelumnya atau lebih baik dari prediksi (forecast) maka secara logika harga akan naik dan sebaliknya. Yang jelas semua faktor yang mungkin tidak kita ketahui telah tercermin pada pergerakan harga saat berita tersebut dirilis. Setup price action yang terjadi pada trading chart adalah refleksi dari perubahan variabel yang menggerakkan pasar termasuk rilis berita fundamental.

Trading dengan metode price action
Dari uraian diatas bisa disimpulkan bahwa trading forex dengan metode price action tidak diperlukan robot atau software trading, tidak dibutuhkan kombinasi beberapa indikator teknikal, dan tidak diharuskan analisa mendetail pada berita fundamental yang akan dirilis. Jika Anda ingin trading dengan price action, bersihkan trading chart Anda dari indikator teknikal yang rumit karena indikator diturunkan dari perubahan gerak harga. Hindari melakukan analisa yang berlebihan terhadap rilis berita fundamental. Pelajari konsep dasar price action yang sederhana, efektif dan akurat.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.133
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #443   Report Post  

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief

Menjadikan market sebagai lawan anda (menjadi trend counter), berarti siap menerjang arus market. Yaitu dengan berani mengambil posisi yang berlawanan arah dengan trend market. Buy ketika pasar mengalami posisi bearish dan sell pada saat market sedang mengalami bullish. dan hal itu bisa saja dilakukan namun sangat sulit dan seorang trend counter harus jeli menganalisa kapan trend akan benar-benar berakhir. banyak berlatih tarding dengan benar akan membuat tarder paham kapan harus entry forex market dengan timing yang tepat.
rahmatrabani rahmatrabani is offline
National Level

Post: 1.115
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #444   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief

Kutip:
Oleh rahmatrabani View Post
Menjadikan market sebagai lawan anda (menjadi trend counter), berarti siap menerjang arus market. Yaitu dengan berani mengambil posisi yang berlawanan arah dengan trend market. Buy ketika pasar mengalami posisi bearish dan sell pada saat market sedang mengalami bullish. dan hal itu bisa saja dilakukan namun sangat sulit dan seorang trend counter harus jeli menganalisa kapan trend akan benar-benar berakhir. banyak berlatih tarding dengan benar akan membuat tarder paham kapan harus entry forex market dengan timing yang tepat.
Benar gan, Dengan menggunakan strategi diatas memang akan sangat beresiko, tetapi bila trader sudah memahami strategi tersebut dan melakukan analisa dengan baik, maka hasil nya dapat menguntungan, tetapi bila salah analisa bisa menyebabkan kerugian.

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.133
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #445   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Berkenalan Dengan Price Action Trading

Bagi yang belum mengenal metode price action sama sekali, artikel kali yang didasarkan pada pandangan trader ternama Niall Fuller ini membahas mengenai dasar-dasar price action dan mengapa seorang trader sebaiknya menerapkan metode ini.


Apa Itu Price Action ?
Pasar keuangan adalah tempat terjadinya transaksi jual beli nilai tukar uang antara pelaku pasar. Nilai tukar uang ini meninggalkan jejak-jejak berupa pergerakan harga atau price action yang bisa diamati dengan jelas pada trading chart.

Seorang trader akan membaca, mencerna dan pada akhirnya membuka posisi trade mengikuti jejak yang dibentuk oleh price action. Cara trading seperti ini disebut trading dengan strategi price action atau trading dengan price action setup.

Pada kenyataannya, jejak-jejak pergerakan harga yang dibentuk oleh price action selalu berulang pada kondisi pasar apapun. Hal ini sangat berhubungan erat dengan karakteristik para pelaku pasar, dimana sifat seseorang pada umumnya akan mudah diprediksi bila berhadapan dengan uang. Aksi para pelaku pasar tersebut dengan jelas tercermin pada formasi bar-bar candlestick (jika Anda biasa menggunakan candlestick dalam trading), atau batang-batang bar pada bar chart yang membentuk pola gerakan harga (price action) yang berulang-ulang secara periodik, sehingga price action ini bisa dijadikan sebuah tool dalam trading untuk memprediksi pergerakan harga dengan akurat.

Tidak hanya pada pasar keuangan atau pasar forex saja, strategi price action bisa diterapkan pada pasar apa saja karena sifat dan karakteristik para pelaku pasarnya sama.

Trading dengan strategi price action bisa diterapkan pada time frame apa saja, tetapi sangat dianjurkan untuk menggunakan time frame daily mengingat akurasi data dan sinyal yang dihasilkan, selain itu price action juga cocok dan mudah diterapkan dalam pasar forex karena lebih banyak terjadi pola trending yang kontinyu dibanding dengan pasar lainnya.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.133
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #446   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Kenapa Menggunakan Price Action ?
Sebenarnya mudah untuk dijawab, karena price (harga) adalah adalah unsur pokok dalam pasar keuangan. Seperti halnya sebuah buku, jika Anda tidak tahu bagaimana cara membacanya, Anda tidak akan tahu apa isi sebenarnya atau cerita yang disampaikan dalam buku tersebut. Jika Anda tidak tahu bagaimana membaca gerakan harga (price action) dalam pasar, maka Anda tidak akan bisa mengerti dan mencerna ‘cerita’ harga yang disampaikan pasar.

Hasil akhir dari kombinasi berbagai variabel yang dipergunakan untuk menganalisa atau memprediksi pasar adalah gerakan harga itu sendiri, oleh karenanya sebaiknya seorang trader berfokus pada pemahaman price action dan bukan pada parameter dari berbagai indikator sebagai alat prediksi.

Penting Untuk Diperhatikan Pada Strategi Price Action:
1. Ada berbagai formasi bar pada candlestick yang mungkin terbentuk oleh price action pada kondisi pasar yang berbeda-beda. Hendaknya belajar membaca dan memahami satu formasi dahulu sebelum formasi yang lain. Setelah mengerti bagaimana menerapkan dalam trading untuk suatu kondisi pasar tertentu, baru belajar formasi lainnya.

2. Jika sebelumnya Anda biasa menggunakan time frame dibawah daily ( 1 hour, 30 minute, 15 minute, dsb), mulailah belajar trading dengan time frame daily untuk menghindari kesalahan sinyal dan ‘noise’ dalam pergerakan harga, yang akan sangat berpengaruh pada formasi price action yang terbentuk.
Selain itu semakin kecil time frame yang Anda gunakan, semakin Anda cenderung untuk over-trade atau sering entry, dan oleh adanya noise dan sinyal-sinyal palsu atau salah (false signal) yang sering terjadi pada time frame rendah, Anda cenderung salah dalam memprediksi pergerakan harga.
Jika Anda sudah terbiasa dengan time frame daily, mulailah mengamati formasi bar yang terbentuk oleh price action.

3. Belajar dari trader yang telah berhasil menerapkan strategi price action, atau belajar cara-cara penerapan dari berbagai contoh aplikasi price action dalam trading.

Satu hal lagi, terlepas dari strategi trading Anda saat ini, penerapan metode price action tidak akan mengacaukan trading Anda, malah akan menambah ketajaman Anda dalam memprediksi pergerakan harga pasar.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.133
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #447   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Menerapkan strategi price action dalam membuka suatu posisi

Pada artikel ini dicontohkan bagaimana kita seharusnya menerapkan strategi price action dalam membuka suatu posisi, dan alasan mengapa kita masuk beserta parameter-parameter entry dan exitnya.

Catatan: Price action adalah metode trading dengan mengandalkan pada pengamatan formasi bar yang terbentuk pada suatu kondisi market tertentu. Pin bar, fakey bar dan inside bar adalah istilah penulis untuk sebutan formasi bar yang dianggap sebagai patokan dalam price action trading. Untuk penjelasan price action, pin bar, fakey bar dan inside bar telah dibahas pada beberapa artikel tentang price action dalam rubrik ini

Contoh 1 : GBP/USD – Fakey Pin Bar Setup – 18 April 2011:


- Terbentuk price action dengan fakey pin bar.
- Ema8 dan ema21 daily sebagai faktor pendukung mengarah keatas, sehingga momentum
untuk open buy cukup tinggi.
- Pada level sekitar 1.6150 (garis horisontal), harga mengalami penolakan (rejection) di hari
pada saat pin bar terbentuk.
Dengan ketiga faktor tersebut kita punya alasan yang cukup kuat untuk open posisi buy.​

Cara entry dan setting risk/reward :
1. Dengan pending order buy limit pada level retracement 50% pin bar, dan level stop loss dibawah level terendah pin bar
2. Pada level break dari inside bar-nya (pada gambar: i.b = inside bar), dengan level stop loss pada sekitar 50% level retracement pin bar
Cara pertama cukup agresif karena biasanya fakey pin bar baru valid jika level tertinggi / terendah inside bar-nya tertembus. Tetapi mengingat level 50% pin bar berada diatas level ema21 maka open buy di level ini masih dimungkinkan. Setting risk/reward ratio pada cara 1 sebaiknya 1 : 3, dan pada cara 2 bisa 1 : 2

Contoh 2 : GBP/JPY – Fakey Pin Bar Setup – 11 Mei 2011:


- Terbentuk price action dengan fakey pin bar pada 11 Mei 2011
- Ema8 dan ema21 daily sebagai faktor pendukung mengarah kebawah, sehingga momentum untuk open sell cukup tinggi.
- Pada level sekitar 134.00 (garis horisontal), harga mengalami penolakan (rejection) di hari pada saat pin bar terbentuk, dan level tersebut sekarang menjadi level resistance.
Dengan ketiga faktor tersebut kita punya alasan yang cukup kuat untuk open posisi sell.
Kita bisa entry dengan pending order sell stop pada level retracement 50% pin bar seperti halnya contoh 1 sebelumnya, dan level stop loss diatas level tertinggi pin bar.​

Nah, untuk trader yang agresif, disini masalahnya adalah level support yang signifikan pada 130.00, dimana harga harus menembus level tersebut jika ingin profit yang memadai. Pada contoh 1. hal tersebut bisa berjalan dengan baik, tetapi dalam kasus ini, rupanya kita harus puas dengan sedikit profit atau bahkan rugi sebesar resiko yang telah kita tetapkan pada risk/reward, jika rationya 1 : 2 atau 1 : 3 seperti contoh 1. Untuk trader yang tidak cukup agresif dan hanya ingin open posisi setelah level support tersebut break, tentu tidak akan trade jika kondisi market berlanjut seperti pada gambar diatas. Inilah contoh penerapan risk dan reward dalam trading forex.

Contoh 3 : EUR/USD – Inside bars setelah false break – 24 / 25 Mei 2011:


- Pada 23 Mei terjadi ‘false break’ bar di level support 1.4000 (false break dalam hal ini adalah bar yang menembus level supportnya, tapi ditutup disekitar level support, dan bar berikutnya ditutup diatas level support. Jadi bar yang tidak benar-benar menembus support, atau false / palsu).
Pada hari berikut yang terjadi adalah bentukan inside bar dan ditutup diatas level support yang mengindikasikan sinyal buy setelah menembus level ema 8 daily. Walaupun asumsi tersebut berlawanan dengan trend sebelumnya yang bearish, tetapi dengan terbentuknya price action dan indikator ema yang mendukung, maka indikasi itu cukup valid.
- Level entry buy ditentukan diatas level tertinggi inside bar, dan level stop loss diset sedikit dibawah level inside bar.
Risk/reward ratio bisa diset 1 : 2 atau 1 : 3.

Contoh 4 : NZD/USD – Pin Bar / Inside Bar Setup – 25 Mei 2011:


- Pada 25 Mei 2011 NZD/USD membentuk inside pin bar pada daily chart-nya, setelah terjadi penolakan (rejection) pada level support weekly yang terjadi di 0.7750.
- Momentum bullish yang valid terjadi setelah kedua moving average (ema 8 dan ema 21) tertembus, dan ini adalah sinyal yang kuat untuk open buy.
- Level stop loss bisa diset dibawah level terendah inside bar, dan setting level take profit (reward) pada level resistance monthly-nya, yaitu sekitar level 0.8200 (lihat NZD/USD monthly chart dibawah), sehingga risk/reward ratio bisa sekitar 1 : 2



Contoh 5 : GBP/USD – Pin Bar Setup – 3 Juni 2011:


- Pin bar terbentuk pada 3 Juni 2011 dan penolakan level 1.6300 (garis merah) yang menjadi level support.
- Pin bar juga telah menembus level ema 8 dan ema 21, tetapi jika dilihat dari keseluruhan trend, bar yang terjadi 3 hari sebelumnya telah gagal membuat level high baru, jadi kondisi ini tidak bisa disimpulkan sebagai uptrend, melainkan peralihan dari bullish ke bearish atau dari bullish ke sideways (ranging).
- Untuk open posisi cukup riskan, karena faktor pendukung utamanya sangat lemah, atau pin bar ini bisa dikatakan tidak cukup valid.​

Contoh 6 : GBPUSD – Pin Bar Setup – 14 Juni 2011:


Pada contoh terakhir diatas, pin bar bearish terbentuk pada 14 Juni 2011 diarea level resistance disekitar 1.6500-1.6450. Dua bearish pin bar sebelumnya yang cukup valid sangat mendukung pin bar ketiga ini untuk open sell, dengan key level (resistance) yang juga valid.

Walaupun kondisi market tidak dalam trend, tapi dengan price action dan key level yang telah teruji, sinyal untuk open posisi sell cukup kuat. Kita bisa set level stop loss sedikit diatas level resistance, dan take profit pada level supportnya sekitar 1.6200, dengan demikian dimungkinkan untuk menentukan risk/reward ratio paling tidak 1 : 2.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.133
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #448   Report Post  

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief

Sukses dalam bisnis forex adalah jika trader dapat melakukan trading dan mampu untuk bisa mendapatkan profit secara konsisten, profit yang konsisten tentu akan sangat memantu trader untuk bisa meraih profit secara maksimal.
Sukses di forex trading itu jika trader mampu mengendalikan diri dengan baik sehingga bisa mendapatkan profit yang konsisten, oleh karena itu kita perlu banyak belajar dan berlatih trading dengan baik jika kita ingin sukses di forex. Pokoknya kalau mau sukses di forex jangan pantang menyerah. Gagal berkali-kali akan membuat kita kuat
rahmatrabani rahmatrabani is offline
National Level

Post: 1.115
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #449   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief

Kutip:
Oleh rahmatrabani View Post
Sukses dalam bisnis forex adalah jika trader dapat melakukan trading dan mampu untuk bisa mendapatkan profit secara konsisten, profit yang konsisten tentu akan sangat memantu trader untuk bisa meraih profit secara maksimal.
Sukses di forex trading itu jika trader mampu mengendalikan diri dengan baik sehingga bisa mendapatkan profit yang konsisten, oleh karena itu kita perlu banyak belajar dan berlatih trading dengan baik jika kita ingin sukses di forex. Pokoknya kalau mau sukses di forex jangan pantang menyerah. Gagal berkali-kali akan membuat kita kuat
Benar gan, trader yang sukses adalah trader yang bisa mendapatkan profit secara konsisten, untuk memndapatkan profit yang konsisten trader harus terus belajar, dan jangan menyerah ketika mengalami kegagalan, selalu belajar dari kesalahan dan tidak mengulangi nya.

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.133
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #450   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Welcome Bonus $100 dari ForexChief


Menentukan Stop Loss Dan Target Dengan Price Action

Level stop loss dan target profit semestinya wajib digunakan dalam trading forex. Ada yang menentukan stop loss dan target bersamaan dengan saat entry, ada pula yang menentukan target profit tanpa stop loss atau sebaliknya. Apapun alasannya, jika kita ingin menerapkan money management dengan benar, maka wajib menentukan level stop loss dan target profit saat masuk pasar. Banyak trader yang menentukan level stop loss dan target profit berdasarkan level support, level resistance atau level psikologis, tetapi banyak pula yang hanya dengan perkiraan saja.

Sebagai alternatif, dalam artikel ini dicontohkan bagaimana trader yang menggunakan metode price action menentukan level stop loss dan target profit. Metode ini relatif sederhana dan mudah diterapkan. Sesuai alur dalam money management, kita harus berpikir tentang besarnya resiko terlebih dahulu sebelum profit yang mungkin kita peroleh. Setelah menentukan level stop loss, kemudian kita melakukan position sizing untuk menentukan ukuran lot (atau volume) per trade, baru setelah itu risk/reward ratio.

Menentukan Level Stop Loss
Tentukan stop loss pada level yang paling logis, artinya level dimana sinyal trading kita sudah tidak lagi valid, sesuai dengan metode trading yang kita gunakan. Bagi trader yang menggunakan metode price action, stop loss tidak harus selalu ditentukan pada level support atau resistance terdekat, tetapi pada level yang paling obyektif dimana pasar telah menganggap posisi trading kita memang salah. Dengan berpegang pada konsep logis dan obyektif, jarak level stop loss hendaknya ditentukan sedekat mungkin dengan level entry agar bisa exit sedini mungkin jika kita salah posisi atau salah analisa.

Contoh 1: level stop loss pada pin bar.


Pada gambar downtrend diatas, kita entry posisi sell pada bar setelah pin bar. Level stop loss yang logis dan paling aman adalah beberapa pip diatas ekor pin bar (jika di dekat area tersebut tidak terdapat level resistance yang signifikan). Seandainya harga berbalik arah dengan cepat hingga melampaui ekor pin bar dan stop loss kita kena, berarti yang kita perkirakan sebagai pin bar tersebut tidak valid, bisa disebabkan karena tidak adanya faktor pendukung (support/resistance, moving average) atau memang kita salah analisa.

Contoh 2: level stop loss pada inside bar.​


Pada pergerakan uptrend diatas, kita entry posisi buy pada bar setelah inside bar. Seperti diketahui inside bar mengindikasikan penerusan trend (trend continuation). Level stop loss yang logis ditentukan beberapa pip dibawah level terendah inside bar.

Contoh 3: level stop loss pada pin bar reversal signal.


Pada pin bar yang mengindikasikan pembalikan (reversal) trend seperti gambar diatas, level stop loss bisa ditentukan tepat pada level terendah pin bar (untuk downtrend ke uptrend seperti pada contoh), atau level tertinggi pin bar (dari uptrend ke downtrend). Bisa juga diambil beberapa pip dibawah atau diatas level pin bar reversal-nya, tergantung posisi entry.

Contoh 4: level stop loss pada kondisi pasar ranging (sideways).​


Kita sering menemui setup price action yang cukup valid pada kondisi pasar ranging seperti pada gambar contoh diatas. Dalam hal ini kita entry posisi sell pada bar setelah pin bar. Level stop loss kita tentukan pada area di luar trading range, dan beberapa pip diatas pin bar. Untuk posisi buy sebaliknya.
Contoh 5: level stop loss pada kondisi pasar trending.


Pada gambar di atas, tampak kondisi pasar downtrend dan setup fakey bar yang mengalami penolakan (rejection) pada level resistance dan mengakibatkan false break untuk pembalikan arah trend (reversal), sehingga arah pergerakan harga tetap downtrend. Untuk posisi sell yang kita buka setelah fakey bar, penempatan level stop loss yang logis adalah beberapa pip di atas level tertinggi (ekor) fakey bar. Untuk pergerakan uptrend sebaliknya.​


Contoh gambar di atas adalah kondisi break-out dimana harga memang benar menembus level resistance yang diindikasikan oleh pin bar dan penutupan harga pada bar setelahnya. Untuk posisi buy pada entry point yang kita buka, level stop loss yang logis adalah diantara penutupan harga pin bar dan level terendah (ekor) pin bar, dengan asumsi jika harga bergerak balik melampaui level terendah pin bar sehingga terjadi false break, berarti pin bar tersebut tidak cukup valid atau break-out yang terjadi memang lemah. Untuk kondisi break-out kadang-kadang bisa menjadi false break sehingga level stop loss perlu diperketat.

Catatan: untuk pin bar yang terjadi dekat dengan level-level support atau resistance, hendaknya level stop loss ditempatkan beberapa pip diatas atau dibawah level resistance atau support karena pergerakan harga biasanya menembus level-level itu terlebih dahulu sebelum berbalik arah.

Sumber : seputarforex.com

senjanjani senjanjani is offline
National Level

Post: 1.133
 
Reputasi: 0

Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
ForexChief > FX Global Gateway Andrefx Bisnis Online 1842
Welcome Bonus Hingga $500 dari ForexChief jakaduriat Bisnis Online 1759
Daftar PTC Bonusnya Rame : Bonus Sign up, BOnus RCB dan Bonus Reff. Aktif ciklit Bisnis Online 1


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2020, Jelsoft Enterprises Ltd.