Calon Mantu Sultan Dijemput, Warga Terkesima

spirit

Mod
PERNIKAHAN KERATON

127497_pernikahan-putri-sultan-hamengkubuwono-x_300_225.jpg

Penduduk Yogyakarta hari ini terkesima melihat calon mantu dari Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Ribuan warga Yogya berjejalan memadati sepanjang jalan dari Ndalem Mangkubumen menuju Kraton, yang berjarak sekitar 700 meter.

Menurut pantauan VIVAnews.com dalam perjalanan penjemputan calon mempelai pria, di sepanjang jalan dari Ndalem Mangkubumen menuju Kraton, Minggu 16 Oktober 2011, ribuan warga memadati sepanjang trotoar jalan. Mereka sangat antusias ingin melihat langsung calon mempelai pria, Kanjeng Pangeran Haryo Yudhanegara atau Achmad Ubaidillah.

"Manten prianya ganteng ya, iya bagus," kata seorang ibu kepada teman saat melihat calon mantu Raja Yogya di atas kereta kuda. Calon mempelai pria, Kanjeng Pangeran Haryo Yudhanegara, bersama mantan Penjabat Gubernur Lampung, Tursandi Alwi sebagai pendamping mempelai pria menumpangi kereta kuda Kyai Puspoko Manik.

Kereta kuda yang ditumpangi calon mantu Sultan itu berada di belakang kereta pertama, Kutho Kaharjo. Kereta pertama itu ditumpangi dua utusan Kraton yang bertugas menjemput. Dua utusan itu yakni Kanjeng Raden Tumenggung Jatiningrat dan Kanjeng Raden Tumenggung Yudha Hadiningrat.

Adapun kereta terakhir, Kyai Kus Gading, ditumpangi oleh ibu mempelai pria, Nurbaiti Helmi dan anak keduanya, Muhammad Rizki Adhari.

Calon mantu Sultan, KPH Yudhanegara lahir di Jakarta, 26 Oktober 1981, dengan nama Achmad Ubaidillah. Ubai, panggilannya, adalah bungsu dari enam bersaudara pasangan Jusami Ali Akbar dan Nurbaiti Helmi. Keluarga ini berasal dari Lampung dan menetap di Jakarta sejak tahun 1970-an.

Selain itu, kakak Ubai yang lain, terdiri dari, Leli Yunita (anak sulung), Muhammad Rizki Adhari, Muhammad Wildan, Novi Alvisa, dan Muhammad Haikal. "Bapak kami sudah meninggal tahun 2011," kata Rizki, kakak Ubai nomor dua yang sekarang menjabat sebagai lurah di Keramat Pela, Kebayoran Baru, DKI Jakarta.

Karena ayahnya telah meninggal, Rizki yang nanti menjadi pendamping Ubai saat akad nikah. Selain Rizki, Tursandi pun akan turut mendampingi pengantin pria dalam prosesi itu. "Pak Tursandi saya anggap seperti orang tua sendiri dan dia juga atasan saya di kantor, dia banyak mengajarkan saya,” kata Ubai.


vivanews.com
(Laporan: Erick Tanjung, Yogyakarta)
 
Semarak Pernikahan Kraton Yogya

127499_pernikahan-putri-sultan-hamengkubuwono-x_300_225.jpg


Dalam prosesi ini, mempelai pria dijemput oleh utusan dalem Kraton dengan kereta kuda.

Jelang akad nikah, pasangan "royal wedding" Kesultanan Yogyakarta harus menjalani sejumlah tradisi. Hari ini calon menantu Sultan Hamengku Buwono X, Pangeran Haryo Yudanegara atau Achmad Ubaidillah, menjalani tradisi nyantri.

Dalam tradisi nyantri, Ubay (panggilan Ubaidillah) akan menjalankan tradisi mondok. Tujuannya adalah untuk mengadaptasi dengan lingkungan Keluarga Kraton dan rumah.

Dalam prosesi ini, Ubay pun dijemput oleh utusan dalem Kraton dengan kereta kuda. Calon mempelai pria itu menempuh perjalanan dengan kereta kuda dari Dalem Mangkubumen menuju Kesatrian Magangan Kraton.

Tiga Kereta Kuda menjemput mempelai pria yang didampingi oleh utusan Dalem Kraton, Kanjeng Raden Temenggung (KRT) Jatiningrat atau Romo Tirun, KRT Hadiningrat, KRT Pujaningrat dan KRT Yudo Hadiningrat.
 
Semarak 'Royal Wedding' Kraton Yogyakarta

127499_pernikahan-putri-sultan-hamengkubuwono-x.jpg


127497_pernikahan-putri-sultan-hamengkubuwono-x.jpg


127494_pernikahan-putri-sultan-hamengkubuwono-x.jpg


127495_pernikahan-putri-sultan-hamengkubuwono-x.jpg


127496_pernikahan-putri-sultan-hamengkubuwono-x.jpg


127498_pernikahan-putri-sultan-hamengkubuwono-x.jpg


Putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara atau GRay Nurastuti Wijareni menikah dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara atau Achmad Ubaidillah di Yogyakarta, hari ini, Minggu (16/10/2011). Meski acara puncak baru dilakukan hari ini, sejumlah prosesi tradisional sudah digelar kerabat kraton sejak beberapa waktu lalu. (Foto: ANTARA/ Noveradika)
 
Putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara atau GRay Nurastuti Wijareni menikah dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara atau Achmad Ubaidillah di Yogyakarta, hari ini, Minggu (16/10/2011).

acaranya kan masih besok den, tanggal 18 menikahnya. Menurut ku huruf yang di tebalin itu kurang pas, karena hari sabtu itu lampahan, minggu penjemputan calon menantu, hari senin (hari ini) widodaren dan besok ijab qabul dan resepsi pernikahan....

wah sayang sekali tidak bisa menikmati dan melihat langsung pernikahan putri Pak Sri Sultan... :(
 
Back
Top