tasfandy
Member
Jika berbicara tentang fashion brand kenamaan dunia yang termasuk kedalam jajaran kategori Avant Garde atau Artistic Luxury Brand, tentu kita semua setuju bukan jika nama seperti Marni pantas untuk menjadi salah satunya. Apalagi dapat diketahui jika dalam urusan estetika ikonik tas Marni bisa dibilang sejajar dengan Dries Van Noten, Prada, Loewe, atau Maison Margiela, yang terkenal dengan kreativitas, seni, eksentrisitas, dan kualitas pengerjaan tingkat tinggi.
Dan didasarkan oleh alasan itu lah, wajar saja bukan jika nama Marni ini pun secara umum biasanya akan dikenal lekat dengan popularitasnya yang memiliki karakter berbeda jika dibandingkan dengan brand raksasa seperti Louis Vuitton, Gucci, atau Chanel. Karena tidak dapat dipungkiri jika dalam dunia fashion global, nama Marni ini hendaknya justru terkenal sebagai "The Insider's Label".
Mengingat sebagai sebuah luxury fashion house asal Italia yang didirikan oleh Consuelo Castiglioni pada tahun 1994 lalu, dapat dikatakan jika Marni ini hendaknya memang bisa dikategorikan ke dalam industri mode yang berkarakter kuat, karena Marni bukan sekadar brand mewah biasa yang hanya menjual status atau sensualitas klasik dengan kekhasan pada budaya warisannya.
Dimana dapat dikatakan jika konsep yang diusung oleh Marni ini pun hendaknya memang seperti telah mendobrak batasan konvensional, karena secara sengaja juga menggabungkan seni modern dengan material premium yang ditujukan untuk kalangan eksklusif. Terlebih dengan karakter desainnya yang eksperimental, berseni (artistic), dan cenderung eksentrik (quirky), melalui permainan motif grafis yang berani palet warna yang tidak biasa.
Adapun beberapa elemen penting yang dinilai memiliki peran, juga turut serta memberikan pengaruh mendalam pada setiap desain produk Marni, khususnya dalam hal ini untuk estetika tas Marni, hingga membuatnya dikenal luas dengan estetika yang sangat unik dan ikonik, serta menjadikannya dianggap selalu sukses untuk melahirkan karya seni produk yang artistik, bergaya playful, eksperimental, dan berani, diantaranya adalah sebagai berikut ini.
Tas Marni Ikonik
Dan didasarkan oleh alasan itu lah, wajar saja bukan jika nama Marni ini pun secara umum biasanya akan dikenal lekat dengan popularitasnya yang memiliki karakter berbeda jika dibandingkan dengan brand raksasa seperti Louis Vuitton, Gucci, atau Chanel. Karena tidak dapat dipungkiri jika dalam dunia fashion global, nama Marni ini hendaknya justru terkenal sebagai "The Insider's Label".
Mengingat sebagai sebuah luxury fashion house asal Italia yang didirikan oleh Consuelo Castiglioni pada tahun 1994 lalu, dapat dikatakan jika Marni ini hendaknya memang bisa dikategorikan ke dalam industri mode yang berkarakter kuat, karena Marni bukan sekadar brand mewah biasa yang hanya menjual status atau sensualitas klasik dengan kekhasan pada budaya warisannya.
Dimana dapat dikatakan jika konsep yang diusung oleh Marni ini pun hendaknya memang seperti telah mendobrak batasan konvensional, karena secara sengaja juga menggabungkan seni modern dengan material premium yang ditujukan untuk kalangan eksklusif. Terlebih dengan karakter desainnya yang eksperimental, berseni (artistic), dan cenderung eksentrik (quirky), melalui permainan motif grafis yang berani palet warna yang tidak biasa.
Adapun beberapa elemen penting yang dinilai memiliki peran, juga turut serta memberikan pengaruh mendalam pada setiap desain produk Marni, khususnya dalam hal ini untuk estetika tas Marni, hingga membuatnya dikenal luas dengan estetika yang sangat unik dan ikonik, serta menjadikannya dianggap selalu sukses untuk melahirkan karya seni produk yang artistik, bergaya playful, eksperimental, dan berani, diantaranya adalah sebagai berikut ini.
Tas Marni Ikonik