Makanan Bagi Penderita Rematik

alitkurniawan

New member
Penyakit rematik adalah sejenis penyakit arthritis yang mengakibatkan adanya peradangan, pembengkakan, nyeri pada bagian persendian. Biasanya, penyakit yang satu ini disebabkan oleh adanya gangguan pada autoimun. Bagian tubuh yang paling sering terkena rematik adalah pergelangan, lutut, dan juga tangan.

Hal tersebut tentu saja akan mempengaruhi pada kemampuan seseorang untuk dapat melakukan aktivitas dengan lancar serta kegiatan sehari-harinya menjadi terhambat.

Pada umumnya, penyakit rematik ini akan dapat menyerang 1-5% orang dewasa di seluruh dunia dan lebih sering menyerang pada saat usia menginjak 20-40 tahunan. Perempuan biasanya akan 3x lebih beresiko terkena penyakit rematik ini dibandingkan pria. Untuk mengurangi gejalanya, anda juga dapat mengurangi atau mencegah munculnya faktor resiko penyebab rematik.

Baca Selengkapnya Disini --> Makanan Bagi Penderita Rematik

Pada saat ini, kebanyakan orang menemukan bahwa salah satu cara untuk meringankan nyeri sendi ini adalah dengan membuat perubahan dalam menu makan mereka. Walapun tidak ada diet yang spesifik dirancang khusus penderita rematik, akan tetapi para ahli berhasil mengidentifikasi makanan tertentu yang dapat membantu mengendalikan parahnya peradangan. Berikut ini beberapa Makanan Bagi Penderita Rematik, diantaranya :

1. Gandum, Kacang, dan Biji-Bijian

Mengkonsumsi kacang dan juga biji-bijian utuh seperti gandum, oats, kacang merah, kacang pinto, almond, pistachio, walnut diperkaya oleh serta yang dapat membantu menurunkan kadar protein C-reaktif ( CRP ) yang merupakan tanda peradangan di dalam tubuh.

Tidak hanya itu saja, kacang dan juga biji-bijian utuh memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal, magnesium, zinc, kalium, zat besi, protein, dan juga asam folat. Seluruh kandungan tersebut terkenal akan manfaatnya bagi kesehatan otot, jantung, dan juga sistem kekebalan tubuh.

Gandum juga memiliki senyawa antioksidan yang berguna sebagai antiperadangan. Senyata tersebut berasa dari kandungan selenium yang ada pada gandum. Maka dari itu, bagi penderita penyakit rematik disarankan agar mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung selenium. Dikarenakan di dalam tubuh penderita penyakit rematik, kandungan seleniumnya rendah.

2. Teh Hijau

Berikutnya adalah teh hijau, salah satu jenis ramuan yang mempunyaki kandungan antioksidan serta polifenol yang sangat bermanfaat untuk mengurangia adanya peradangan pada sendi dan tulang.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa kandungan antioksidan yang ada di dalam teh hijau dapat menjadi salah satu senyata yang akan menghadang adanya molekul penyebab kerusakan yang akan menyerang persendian.

Studi lain juga telah membuktikan bahwa antioksidan lain dalam teh hijau yang disebut epigallocatechin-3-gallate ( EGCG ) dapat menghadang produksi molekul penyebab kerusakan sendi pada penderita rematik.

3. Buah Dan Sayuran

Mengkonsumsi buah dan sayuran merupakan kebutuhan pokok bagi kesehatan tubuh anda. Bahan alami yang yang memberikan warna-warni pada buah dan sayur merupakan kandungan antioksidan yang kuat. Kandungan tersebut mampu mendukung sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu melawan peradangan.

Menurut penelitian menunjukan bahwa untuk mendapatkan asupan vitamin dalam jumlah yang tepat dapat mencegah peradangan dan juga menjaga kesehatan sendi pada penderita rematik. Disarankan setidaknya 1-2 cangkir buah dan 2-3 cangkir sayur selalu konsumsi ketika saat anda makan.

4. Rempah-Rempah

Banyak penelitian yang telah dilakukan terhadap khasiat dan juga manfaat dari rempah-rempah. Para ahli dari All Institute of Medical Sciences di New Delhi meyakini bahwa ketumbar dapat juga membantu untuk meringankan gejala rematik.

Selain itu, jahe juga telah lama dikenal mengandung bahan kimia alami yang bekerja sebagai obat antiperadangan untuk penyakit rematik. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Jepang menemukan bahwa tiku dengan gejala mirip arthritis membaik dengan cepat ketika diberi ekstrak jahe merah kering.

Sama halnya seperti jahe, ternyata kunyit juga terbukti mampu mengurangi peradangan bahkan hingga tingkat sel. Hal ini dikarenakan kunyit memiliki kandungan curcumin di dalamnnya. Sebuah penelitian yang dilakukan di University of California menyatakan bahwa melihat enam percobaan manusia yang melibatkan kunyit dan menyimpulkan bahwa rempah-rempah yang satu ini merupakan agen antiperadangan yang aman dan juga efektif.
 
Back
Top