The Bee Gees Menyatu Kembali

HaraShe

New member
bee-gees-the-photo-xl-the-bee-gees-6234099.jpg


Pasca meninggalnya Maurice, mereka kemungkinan tidak lagi menggunakan nama Bee Gees.


Masih ingat dengan grup lawas The Bee Gees? Trio bersaudara Gibb -- Barry, Maurice, dan Robin -- dikabarkan akan kembali mengibarkan panji The Bee Gees. Namun, grup ini bakal hadir tanpa sokongan harmonisasi suara Muarice yang telah meninggal pada Januari lima tahun silam.

Dalam sebuah wawancara kepada BBC pada pertengahan pekan lalu, Robin Gibb menyampaikan dirinya dan saudaranya, Barry Gibb, akan kembali lagi ke panggung sebagai The Bee Gees. Musisi yang dua tahun lalu sempat mengunjungi Jakarta ini menyatakan sangat terbuka untuk reunifikasi jika Barry merasa nyaman dengan proses tersebut. ''Kapan atau dimana pastinya akan diputuskan pada suatu masa ketika saya menyatakannya ya,'' kata Robin menegaskan rencana kembalinya The Bee Gees.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sebuah secercah harapan bagi para penggemar grup ini. Sebelumnya, setelah Maurice meninggal pada 12 Januari 2003, nama The Bee Gees telah disepakati untuk 'diistirahatkan'. ''Kami memang sudah memutuskan hal tersebut pada satu tahapan yang sangat emosional,'' kata Robin. Ia mengatakan bahwa mereka nantinya tidak akan menggunakan lagi nama The Bee Gees pascakepergian Maurice. ''Tetapi apakah hal itu bisa berubah atau tidak, kami semua tidak tahu. Itu sunguh sesuatu yang sangat personel dan tentunya kami bisa saja kembali (menggunakan The Bee Gees) jika memang waktunya sudah tepat.''

Lalu dengan sangat diplomatis, Robin menandaskan bahwa rencana untuk kembali mengibarkan panji kejayaan The Bee Gees ini dengan menyatakan bahwa hal tersebut bukannya tidak mungkin terwujud. ''Ini bukanlah sekedar sebuah jawaban tidak,'' katanya. ''Tetapi secara emosional ketika waktunya tiba maka bisa saja hal itu terwujud.''

The Bee Gees sebagai sebuah legenda dari blantika musik dunia tercatat menjadi salah satu grup yang memiliki rekor penjualan album terlaris. Selama lebih dari dua dekade berkarya, grup ini berhasil secara total menjual lebih dari 220 juta kopi ke seluruh dunia. Tak heran jika mereka memperoleh label sebagai salah satu artis yang memiliki penjualan terbaik sepanjang masa. Rekor penjualan tersebut ternyata tidak termasuk di dalamnya dengan penjualan untuk artis yang mereka buatkan karyanya atau juga pernah berkolaborasi dengan mereka.

Seperti dikutip dari situs wikipedia, How Deep Is Your Love meruakan salah satu komposisi paling populer dengan lebih dari 400 versi yang pernah dibawakan oleh sejumlah artis dunia. Lainnya, lagu-lagu The Bee Gees juga pernah digunakan oleh sejumlah musisi kondang di zamannya termasuk di antaranya Elvis Presley, Janis Joplin, Al Green, Eric Clapton, Elton John, sampai Tom Jones.

Kampanye
Sementara itu duo Gibb yang masih tersisa ini kali terakhir tampil sepanggung pada Februari 2006. Ketika itu reunifikasi Barry dan Robin ini berkaitan dengan konser amal untuk menggalang dana bagi Diabetes Research Institute. Selanjutnya pada 20 Mei 2006, Barry dan Robin juga tampil bersama dalam konser Trust Concert di Inggris.

Sedangkan Robin sendiri hingga kini masih aktif manggung. Di akhir 2004, Robin menghajat tur solo-nya di Jerman, Rusia, dan Asia. Selanjutnya pada 2006, ia juga berkunjung ke Jakarta. Kehadiran mantan personel The Bee Gees ini ternyata mendapat sambutan sangat antusias, utamanya dari penggemar satu generasi dari grup ini. Selain sibuk keliling, Robin Gibb sedang mempersiapkan materi untuk album solo terbarunya. Sebaliknya, Barry yang kini harus berjuang melawan sakit justru jarang sekali terekspos.

Sepanjang berkarier, karya-karya The Bee Gees dapat dikelompokkan dalam dua bagian. Saat menggaungkan harmonisasi soft rock, The Bee Gees berjaya di rentang akhir 1960-an hingga awal 1970-an. Sedangkan bintang mereka bersinar di masa era musik disko ketika memasuki akhir 1970-an. REPUBLIKA
 
Back
Top