BOGOR - Salah satu anggota tim evakuasi Casa 212 yang jatuh di Gunung Salak, pingsan saat mengevakuasi korban. Sedangkan beberapa anggota tim evakuasi lainnya juga mengalami penurunan kondisi fisik. Hal itu karena mereka kelalahan setelah semalaman berupaya untuk mengevakuasi para korban.
"Yang pingsan itu berasal dari tim medis PMI," ujar Ronggo dari Jakarta Rescue, di lokasi peristiwa Sabtu (28/6/2008).
Hampir seluruh tim evakuasi memang kini dalam kondisi lemas karena medan yang terjal dan kondisi cuaca yang buruk di tempat jatuhnya pesawat. Selain itu, mereka juga tidak dibekali dengan perlengkapan yang cukup.
"Pembekalan dan persiapan diri pun minim," tutur Ronggo menerangkan.
Sementara itu, obat-obatan sudah sampai di lokasi evakuasi. Namun tim evakuasi masih mencari tempat yang layak untuk menempatkan berbagai logistik yang mungkin diperlukan dalam proses evakuasi. Tiga mobil jenazah pun kini sudah siap di lokasi.(hri)
sumber
kezone.com
"Yang pingsan itu berasal dari tim medis PMI," ujar Ronggo dari Jakarta Rescue, di lokasi peristiwa Sabtu (28/6/2008).
Hampir seluruh tim evakuasi memang kini dalam kondisi lemas karena medan yang terjal dan kondisi cuaca yang buruk di tempat jatuhnya pesawat. Selain itu, mereka juga tidak dibekali dengan perlengkapan yang cukup.
"Pembekalan dan persiapan diri pun minim," tutur Ronggo menerangkan.
Sementara itu, obat-obatan sudah sampai di lokasi evakuasi. Namun tim evakuasi masih mencari tempat yang layak untuk menempatkan berbagai logistik yang mungkin diperlukan dalam proses evakuasi. Tiga mobil jenazah pun kini sudah siap di lokasi.(hri)
sumber